oleh

Siapkan Fisik Yang Prima, Santri Yapila Membina Diri Sebagai Bekal Pendidikan Mendatang

Langsa – Abdul Rauf hafidz Al-Qur’an 30 juzz salah seorang santri dari Yayasan Pendidikan Islam Langsa (YAPILA) yang dan lulus seleksi rekruitmen Calon Tamtama Prajurit Karier TNI-AD Reguler serta Jalur Santri dan Lintas Agama Kodam Iskandar Muda yang diumumkan pada Selasa (12/4/2022) lalu, Sampai sejauh ini Ketua YAPILA Drs Ismail Umar, MM.M.Si masih terus memberikan semangat yang luar biasa. Itu mendakan YAPILA tidak pernah lepaskan tanggung jawab dan terus berbuat yang terbaik.

Sebelum di terbangkan ke Jakarta YAPILA masih menggembleng fisik calon siswa Cata santri, setiap hari Abdul Rauf harus latihan fisik, seperti Pull-Ups, Push-ups, Sit-ups, dan lari, semua itu di lakukan agar fisik Abdul Rauf tetap memiliki fisik yang ideal, ujar ketua YAPILA Drs.Ismail Umar, MM.M.Si pada media ini, Sabtu (20/4/2022).

Lanjutnya, Abdul Rauf untuk saat ini santri terbaik di YAPILA, namun kedepan akan banyak lagi yang menyusul langkah Abdul Rauf, oleh karenanya YAPILA akan terus memberikan yang terbaik kepada seluruh santri, apa lagi saat ini YAPILA telah melantik Mudir yang mumpuni di bidang nya, ini semua kami lakukan demi kemajuan para santri di YAPILA,” tegasnya.

“Kami hanya berharap, ketika Abdul Rauf nantinya sudah dilantik menjadi prajurit TNI AD, jangan pernah lupakan YAPILA, karena YAPILA sebagai tempat menimba ilmu Agama yang mampu menjadikannya Prajurit TNI-AD, dan satu lagi jangan pernah melupakan siapapun orang nya yang telah membatu kita hingga menuai prestasi,” harap Ismail Umar.

Lanjut Ismail Umar, di dalam hidup ini, kita tak perlu berupaya untuk menjadi seseorang yang disegani, apalagi ditakuti. Tetapi jadilah seseorang yang berguna bagi siapa pun di sekeliling diri kita. Kita wujudkan jiwa kepemimpinan dalam diri kita, agar diri kita bisa menjadi seseorang yang menginspirasi orang lain.

Mengapa Harus Menjadi Pribadi Yang Bermanfaat?

Menarik sekali, banyak membahas pentingnya menjadi pribadi yang bermanfaat. Sebab ini salah satu perintah Rasulullah saw kepada umatnya. Sabda beliau:
خَيْرُ الناسِ أَنفَعُهُم لِلنَّاسِ
“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.” (Hadits Riwayat ath-Thabrani, Al-Mu’jam al-Ausath, juz VII, hal. 58, dari Jabir bin Abdullah r.a.. Dishahihkan Muhammad Nashiruddin al-Albani dalam kitab: As-Silsilah Ash-Shahîhah).

Menjadi pribadi yang bermanfaat adalah salah satu karakter yang harus dimiliki oleh seorang Muslim. Seorang Muslim lebih diperintahkan untuk memberikan manfaat bagi orang lain, bukan hanya mencari manfaat dari orang atau memanfaatkan orang lain,” urainya.

“Ini adalah bagian dari implementasi konsep Islam yang penuh cinta, yaitu memberi. Selain itu, manfaat kita memberikan manfaatkan kepada orang lain, semuanya akan kembali untuk kebaikan diri kita sendiri,” tandasnya.

Berita Lainnya