oleh

Bahu Membahu, Babinsa Sebatik Munculkan Inisiatif Warga Benahi Jalan Langganan Banjir

OKE BUNG | Babinsa Sei Pancang Laksanakan Kerja Bakti Penimbunan Badan Jalan Lorong RT 06 dan 07 Agar Tidak Tergenang Air

NUNUKAN, Sebatik – Minggu 19 September 2021 pukul 08.00 wita berlokasi di Batas Wilayah RT 06 dan RT 07 Kepala Dusun H. Beddurahim 04 Desa Sei. Pancang Kec. Sebatik Utara Kab. Nunukan Prov. Kaltara Babinsa Sei Pancang Sertu Imam Subandi bersama Kades dan perangkat Desa serta warga setempat (RT 06 dan RT 07) Desa Sei Pancang melaksanakan Kerja Bakti Penimbunan badan jalan dan pembersihan selokan (parit kanan kiri jalan).

Desa Pancang yang merupakan tertua yang ada di Pulau Sebatik Secara Geografis Desa Sei Pancang Kec. Sebatik Utara merupakan Desa yang berbatasan langsung dengan Negara tetangga Malaysia bagian Timur (Tawau/Indra Sabah) bila ditinjau dari data demografisnya/penduduk Desa Sei Pancang dari tahun ke tahun jumlah pertumbuhannya/pertambahannya sangat pesat.mencapai 1,7 – 2,4 % pertahun, dengan seiring pertambahan waktu pemukiman warganya pun makin bertambah padat.

Akibat dengan pesatnya pertumbuhan penduduk dan jumlah pembangunan pemukiman di Desa Sei Pancang sehingga berdampak pada kondisi lingkungan hidup warganya, pada musim penghujan seperti sekarang ini Desa Sei Pancang salah satu langganan banjir, Khususnya di wilayah RT 06 dan RT 07 Dusun H. Beddu Rahim 03 Desa Sei Pancang Kec Sebatik Utara, yang lebih biasa disebut wilayah Pancang Tengah, tepatnya pada hari Minggu ini untuk mengatasi situasi yang demikian Babinsa Sei Pancang Sertu Imam Subandi mengajak dan menggerakkan warganya khususnya RT 06 dan RT 07 untuk melaksanakan gotong royong menimbun jalan lorong masuk RT 06 dengan timbunan pasir dan pecahan batu.

Warga RT 06 dan 07 Desa Sei Pancang saling bahu membahu bekerja gotong-royong secara swadaya untuk membeli material penimbunan jalan dilihat semakin antusias serta bersemangat dengan kehadiran Babinsa Sei Pancang Sertu Imam Subandi dan Anggota Pos Satgas Marinir Sei Pancang termasuk juga Babinpotmar dari Posal Pancang.

Akibat buruknya sistem drainase di Desa Sei Pancang ditunjang dengan rendahnya dataran tersebut khususnya di jalan Gang Mukmin di RT 06 dan RT 07 sehingga menjadi langganan banjir disaat musim penghujan, hampir 40 % parit/drainase di wilayah RT 06 dan RT 07 yang berbatasan langsung dengan Desa Sei Nyamuk banyak tertutup oleh tanah yang terbawa oleh air hujan, tepatnya di parit sepanjang Jalan Ahmad Yani.

Salah satu penyebab tertutupnya atau tersumbatnya parit tersebut diakibatkan oleh beberapa usaha pencucian mobil/motor, adanya proyek pembangunan Pelabuhan (dari PT PP) yang menimbun area proyek yang mengambil tanah timbunan dari seberang jalan utama, dari situ lumpur/tanah yang jatuh dijalanan serta yang menempel di ban kendaraan pada saat dicuci air buangannya mengalir ke dalam parit tersebut, dengan seriringnya waktu secara terus menerus berlalu sehingga lumpur di dalam parit semakin menumpuk hingga membuat parit tersumbat.

Dengan adanya kegiatan gotong royong seperti ini, maka di harapkan jalan gang yang ada di wilayah RT 06 dan RT 07 Desa Sei Pancang pada saat musim penghujan dapat dilewati oleh warga setempat dan kegiatan gotong royong tersebut juga bisa menumbuh kembangkan jiwa kebersamaan dan membiasakan kepada warga khususnya di Desa Sei Pancang agar tergugah kembali budaya gotong royong yang mulai luntur akibat perkembangan jaman serta untuk mengikis sifat egois di kalangan warga Desa Pancang secara keseluruhan

Sumber : Penramil 0911-02/Sbt

Berita Lainnya