oleh

Yonif 202/TM Panen Tanaman Hidroponik

OKEBUNG|
Menindak lanjuti program ketahanan pangan yang digelorakan TNI AD, Komandan Batalyon Infanteri Mekanis 202/Tajimalela membuat program 2 unit Green House masing masing dengan ukuran 5 x 20 meter, adapun media yang digunakan adalah paralon, busa dan air, paralon digunakan untuk menanam tanaman yang akan kita tanam, sedangkan air kita alirkan dengan menggunakan pompa air, sehingga air mengalir secara terus menerus di Asrama Mayonif-202/TM, Rawalumbu Bekasi.

Pada pelaksanaan pembuatan Green House tersebut Yonif Mekanis 202/Tajimalela bekerja sama dengan Kijo dan Sarmin selaku ketua kelompok tani dari daerah Bogor yang selama ini telah membagi pengalamannya kepada prajurit Yonif Mekanis 202/Tajimalela. 

Adapun jenis tanaman yang bisa ditanami green house tersebut berupa sayur mayur jenis sawi dan kangkung, Proses penanamannya cukup mudah dan waktu yang cukup singkat dibandingkan bila di tanam dilahan tanah, benih sawi atau kangkung di semai di tanah yang telah disiapkan didalam green house tersebut selama 10 hari.

Setelah itu bibit sudah bisa dipindahkan ke media busa yang ada di dalam paralon dengan cara dicabut dan dipindahkan ke paralon, selatah itu dialiri dengan air secara terus menerus. Dalam waktu 45 hari sayuran tersebut sudah dapat dipanen.

 Dalam proses penyemaian sampai dengan panen 1 green house cukup ditangani oleh 2 orang prajurit 2 orang ibu persit untuk perawatan sehari-harinya.

Saat ini Yonif Mekanis 202/Tajimalela memiliki 2 unit Green House yang dibuat oleh prajurit dengan dibantu oleh beberapa orang kelompok tani tersebut pimpinan Kijo dan Sarmin, 1 buah Green House dengan ukuran 5 x 20 meter yang didalamnya bisa menampung 108 paralon, masing masing paralon terdapat 19 lubang, sehingga total keseluruhan ada 2051 lubang pada 1 green house, tanaman sayur mayur yang dihasilkan dari green house tersebut lebih bersih dan terbebas dari penyakit karena tanpa menggunakan pestisida atau zat kimia lainnya, sayur mayur ini sangat sehat untuk di komsumsi tubuh manusia dan sangat benilai ekonomis tinggi kalau dijual di pasar atau di swalayan, adapun sayuran tersebut lebih segar dan hijau dan yang jelas lebih higienis dibandingkan kalau di tanam di media tanah dan kebun terbuka. 

Pada tanggal 25 April 2015 telah dilaksanakan panen kedua oleh Danyonif Mekanis 202/Tajimalela Letkol Inf Wawan Kusnendar, adapun panen tersebut menghasilkan 200 Kg Sawi dan 150 Kg  Kangkung, panen kedua ini hasilnya dibagikan secara gratis kepada seluruh warga Asrama Yonif Mekanis 202/Tajimalela, tujuannya untuk meringankan atau membantu perekonomian warga Yonif Mekanis 202/Tajimalela karena seluruh warga dapat merasakan hasil panen tersebut, selain itu dengan menanam sayuran para ibu-ibu istri prajurit TNI khususnya anggota Yonif Mekanis 202/Tajimalela dapat menghemat uang belanja dapur untuk kesejahteraan anggota. [rel]

News Feed