oleh

Wilkum Polsek Percut Seituan Rawan Kejahatan,Rumah Dekat Kantor Polisi Pun Bisa Disusupi Maling

PERCUT-OKB|
Aksi kejahatan pencurian sepeda motor,pencurian dirumah dan kejahatan rampok serta jambret semakin meningkat saja di wilayah hukum Mapolsek Percut Seituan.Kendati para pelaku kejahatannya banyak yang sudah diringkus dan ditembaki petugas Polsek Percut Seituan. Namun tak membuat gentar bagi para pelakunya untuk melancarkan aksi jahatnya.

Buktinya,rumah miliknya Lia (25), warga Jalan Letda Sujono Gang Padi, Kecamatan Medan Tembung, Jumat (11/07/2014) sekira pukul 13.30 WIB yang lokasinya tak jauh dari Polsek Percut Sei Tuan disantroni maling.Akibatnya barang berharga milik korban yang disimpan didalam lemari berupa 2 kamera digital, perhiasan emas, dompet berisi uang Rp 1 juta, KTP, ATM dan benda berharga lainnya raib digondol kawanan maling.

Informasi yang dihimpun okebung.com di kepolisian menyebutkan,kejadian itu berawal disaat Lia beserta keluarganya meninggalkan rumah yang dikontraknya itu dalam keadaan seluruh pintu dan jendela terkunci.

Begitu pulang Lia merasa terkejut melihat jendela kayu dan jerejak besi yang berada di samping rumah telah dibongkar.

Merasa curiga ada yang tak beres lantas Lia pun masuk ke dalam rumah melalui pintu depan, kemudian menuju kamar tidur.Sesampainya dikamar Lia mendapati lemari sudah acak-acakan, serta jendela dan jerejak diletak para penjahat itu di atas tempat tidur.

Tak hanya itu,diatas tempat tidur itu juga ditemukan bekas telapak sepatu dan kaki para penjahat.Melihat kondisi rumahnya sudah acak-acakan begitu Lia pun berpikir bahwa rumahnya telah disusupi malaing. Kemudian Lia mengecek ke dalam lemari, dan ternyata pelaku menyatroni barang-barang berharga berupa 2 kamera digital, perhiasan, dompet berisi uang Rp 1 juta, KTP, ATM dan banyak lagi.

Selanjutnya Lia menelepon orang tuanya, dan menceritakan kejadian pencurian itu. Tak lama, keluarga Lia datang, kemudian mendatangi Polsek Percut Sei Tuan, untuk melaporkan aksi pencurian tersebut.

“Ini aksi pencurian yang kedua kami alami. Kejadian pertama sekitar 3 bulan lalu, tetapi pelaku dipergoki warga dan langsung kabur. Yang kedua hari ini, dan pelaku berhasil menjarah baran-barang berharga kami. Memang di sekitar tempat kami tinggal dikenal lokasi tempat mangkal para remaja,” ungkapnya.

Selanjutnya, pihak petugas SPK yang menerima laporan pengaduan korban langsung melakukan proses penyelidikan dan pemeriksaan serta melakukan cek tkp(Ade)
Foto :Ilustrasi/Net/

News Feed