oleh

Wilkum Polsek Percut Rawan Perampokan,Honda Beat Yogi Dirampas 4 Pria Berkelewang

PERCUT-OKB|
Wilayah hukum Mapolsek Percut Seituan seperti sudah tak aman lagi.Pasalnya,nyaris setiap hari ada korban yang mendatangi kantor polisi untuk melaporkan kasus kejahatan.

Kali ini korbannya, Yogi Satria (26) warga Jalan Mesjid Desa Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan,Kab Deliserdang,Prov Sumut.Ia terpaksa mendatangi Mapolsek Percut Seituan lantara sepeda motor Honda Beat miliknya dirampok empat pria bersenjata tajam jenis klewang tak jauh dari rumahnya.

Akibat kejadian itu,Yogi pun melaporkan kejadianya ke Polsek Percut Sei Tuan, Selasa (15/07/2014).

Informasi yang dihimpun di kepolisian, nasib naas yang menimpa Yogi terjadi pada, Minggu (13/07/2014) sekira pukul 07.30 WIB. Ketika itu korban dari rumahnya mengendarai sepedamotor Honda Beat warna merah yang masih baru, hendak menuju Jalan Pancing, bermaksud membeli sesuatu.

Masih di seputaran Jalan Mesjid, tiba-tiba sepeda motor Yogi dipepet empat orang tak dikenal (OTK), yang berboncengan mengendarai dua sepeda motor jenis matic. Para pelaku langsung menyuruh korban untuk menghentikan laju sepeda motornya.

Karena ketakutan, Yogi pun berhenti tetapi ia tetap di atas sepeda motor yang masih menyala. Tiba-tiba, seorang pelaku itu turun dari sepeda motor dan menghampiri korban, sembari menenteng klewang.Tanpa basa-basi, perampok itu langsung mengarahkan klewang itu ke tubuh korban sembari menyuruhnya turun dari sepeda motor. Merasa ketakutan, Yogi pun menuruti kemauan bandit itu.
“Pelaku mengancam akan membunuhku dengan senjata, jika tidak menyerahkan sepeda motorku. Karena di bawah ancaman, aku hanya pasrah saat pelaku membawa sepeda motorku. Saat itu lokasi sepi, dan aku tidak bisa berbuat apa-apa. Aku langsung pulang ke rumah dan menceritakan kejadian itu ke orang tuaku. Selanjutnya aku didampingi orang tuaku mendatangi Polsek Percut Sei Tuan, untuk membuat pengaduan. Karena sepedamotor itu masih kredit, polisi mengarahkan kami untuk mengurus berkas-berkas ke leasing. Setelah mengurus berkas, baru hari ini kami kembali lagi untuk membuat laporan,” ungkapnya.

Terpisah, Kompol Ronald Sipayung ketika dikonfirmasi wartawan, terkait perampokan tersebut, serta menanyakan apa langkah pihak kepolisian menanggapi laporan korban, Kapolsek tersebut tidak memberikan komentar atau pun tanggapan sama sekali.(Ade)

News Feed