oleh

Wilkum Polsek Medan Barat Rawan Kejahatan,Rumah Pemilik Akbid Sehati Dibobol Maling

OKEBUNG|
Aksi perampokan di wilayah hukum Polsek Medan Barat tak ada henti-hentinya.Kali ini ,rumah pemilik Yayasan Akbid Sehati dibobol kawanan maling,Minggu (05/04/2015)siang.

Akibat kejadian tersebut,brankas berisi uang ratusan juta rupiah raib digondol para pelaku yag diduga lebih dari dua orang.

Informasi dirangkum dilokasi kejadian menyebutkan,kejadian tersebut diketahui korban,Saldi Gultom (43) warga Jalan Karya No. 68 B, Kel. Sei Agul, Kec. Medan Barat usai pulang kebaktian di gereja merasa terkejut melihat seisi rumahnya sudah berantakan.

Melihat itu,pasutri Saldi Gultom dan Agustina beru Bangun (42) yang merupakan pemilik Yayasan Akbid Sehati yang terletak di daerah Helvetia, kaget melihat pintu besi rumah tempat tinggal sekaligus Playgroup ini sudah terbuka.

Penasaran, mereka pun langsung masuk dan melihat kembali pintu besi teras rumahnya yang juga sempat dijadikan Apotek Selino Farma yang setahun lalu tutup juga terbuka dan terlihat pintu kacanya.

Semakin penasaran, membuat pemilik Yayasan Akbid Sehati ini langsung masuk kedalam rumah dan menemukan isi rumah yang sudah acak – acakan. Tak hanya dilantai dasar rumah yang bertingkat tiga ini.

Dilantai dua tepat didalam kamar mereka langsung melihat brangkas yang berisikan uang tunai Rp 50 juta, sejumlah perhiasan emas dan dokumen-dokumen penting berhasil dibawa kabur oleh pelaku yang diduga berjumlah lebih dari 2 orang.

Saat ditemui di lokasi, Saldi (korban) mengatakan, bahwa dirinya tidak mengetahui insiden pencurian tersebut.

“Saya tidak tahu persis kejadiannya. Kebetulan tadi dari jam 12 sampai jam 2 beribadah di gereja.Saat sampai di rumah, pintu besi depan dan dalam udah terbuka dan isi rumah pun berantakan diacak – acak pelaku. Untuk kerugian, ada brankas yang berisi uang tunai 50 juta, perhiasan dan surat-surat penting lainnya dengan total Rp 150 juta gitulah dek,” terang korban.

Ketika disinggung adanya keterlibatan orang dalam, korban mengaku mencurigai salah seorang pekerjanya.

“Kalau dilihat, tidak ada yang dirusak. Ada kita curigai salah seorang pekerja. Tapi belum bisa kita pastikan. Soalnya dari rekaman CCTV gelap dan dalam keadaan lampu dimatikan. Kita serahkan saja sama pihak kepolisian,” tambahnya.

Sementara informasi lain menyebutkan bahwa ada salah seorang pekerja yang diketahui bernama Zulfin Waruwu (23) yang sudah mengundurkan diri beberapa bulan lalu dari rumah tersebut yang sejak berdirinya Apotek Selino Farma setahun lalu sebagai penjaga.

Lantaran takut mengganggu kuliahnya yang merupakan mahasiswa Unpri fakultas komputer.

“Kalau pekerja sini bang yang udah keluar ada 1 orang, suku nias. Baru beberapa bulan bang, aku gak tau pasti berapa bulan yang lalu bang. Dia kemarin mengundurkan diri lantaran takut kuliahnya terganggu. Baik orangnya bang, sering juga singgah dan main-main di kampus Akbid Sehati bang, memang dia tinggal dirumah ini saat kerja,” beber Jufri.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Medan Barat, AKP Simeon Sembiring. ketika dikonfirmasi mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan ke lokasi.

“Anggota sudah kita turunkan ke lokasi dan masih melakukan olah tempat kejadian perkara,” tandasnya.(roz\admin)

Foto |ist\okebung.com

News Feed