oleh

Wartawan SIB Ditembak dan Dirampok,Kapolresta Medan Janji Tangkap Pelaku

MEDAN-OKB|
Pasca ditembak dan dirampoknya Roy Simorangkir (30)salah seorang jurnalis unit kepolisian oleh enam kawanan perampok bersenjata replika Airsoft Gun di Jalan Gaperta Ujung Medan Helvetia,dinihari tadi membuat kalangan jurnalist menyoroti kinerja polisi.

Terkait hal itu,Kapolresta Medan Kombes Pol Nico Afinta berjanji akan menangkap pelaku perampokan yang dialami seorang jurnalis.

“Pelaku akan dicari sampai dimanapun juga,” janji Nico kepada wartawan,Sabtu (16/08/2014) siang.

Kapolresta Medan menyebutkan,saat ini pihaknya telah membentuk tim khusus untuk memburu pelaku perampok yang beraksi memakai senjata api jenis Air Soft Gun tersebut.

“Tim sudah kita bentuk, saat ini kita sudah melakukan identifikasi dan harapan kita timsus segera dapat mengungkap kasus ini” tegas Nico.

Terpisah,Ketua DPD Lembaga Wartawan Indonesia (LWI)Sumut,Drs Osrel Limbong meminta kepada pihak kepolisian untuk mengungkap siapa pelaku penembakan dan perampokan wartawan Harian SIB tersebut.

“Kita minta polisi dapat segera meringkusnya,”tegas Osrel.

Disebutkanya,saat ini Medan sudah rawan sekali aksi perampokan dan pencurian sepeda motor.Kita bisa lihat pemberitaan di media massa,media online dan media elektronik nyaris setiap hari ada korban perampokan dan pencurian sepeda motor.Kendati polisi berhasil meringkusi dan menembaki kaki pelaku perampokan,namun para pelaku lainnya semakin merajalela menggencarkan aksinya diseluruh wilkum Polresta Medan.

“Medan rawan sekali perampokan dan pencurian sepeda motor,seharusnya pimpinan polisi,seperti Kapoldasu dan Kapolresta Medan jangan hanya mendengar dan membaca berita media saja.Tapi turun kelapangan langsung untuk mengecek setiap petugas Reskrim yang ada di polsek-polsek bekerja apa tidak mereka,”pintanya.

Kalau anggota Reskrim bekerja,kata Osrel,tentu aksi perampokan kemungkinan tak akan terjadi.Tingkatkan patroli begitu saja kalau tidak serius bekerja,percuma saja.

“Tempatkan disetiap titik-titik rawan perampokan personil polisi beberapa orang,”tegasnya.

Sebagaimana diberitakan,Roy Simorangkir (30)warga Jalan Gaperta,Gang Banten No 3 Medan Helvetia,Sabtu (16/08/2014)sekira pukul 02.00 WIB dirampok enam pria menggunakan senjata reflika Air Soft Gun ketika korban hendak pulang kerumahnya.

Selain dirampok sepeda motor Kawasaki Ninja BK 3116 ONE warna hijau,korban juga mengalami luka tujuh tembakan dibagian kepala dan badan.

Akibat kejadian tersebut korban dilarikan ke Rumah Sakit Sundari Kamp Lalang dan selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit Elizabeth Jalan Imam Bonjol guna mendapat pertolongan medis.

“Saya baru pulang monitoring,rencana mau pulang,berjarak 300 meter dari rumah aku dipepet dua pelaku,tiba-tiba langsung cabut kunci kontaku.Aku melakukan perlawanan dan dari belakang muncul rekan pelaku langsung menembaki kepala,kaki dan badanku,”terang Roy,Sabtu (16/08/2014)dinihari tadi ketika dihubungi okebung.com.

Masih kata dia,ada sepeda motor pelaku yang tertinggal Yamaha Mio BK 3589 OW.Setelah merampok dan menembaki korban hingga tak berdaya,korban langsung ke Rumah Sakit Sundari kawasan Kamp Lalang.

“Ada sepeda motor pelaku tertinggal bang,aku langsung ke rumahsakit setelah pelaku kabur,”jelas Roy seraya berharap kepada pihak kepolisian dapat meringkus pelakunya.(Admin)

Foto:kombes nico

News Feed