oleh

Warga Desak Wallikota Agar Grand Winner SPA Ditutup Selamanya

OKEBUNG|
Puluhan warga berdomisili di Jalan Sei Batang Serangan,Link I, II dan III Kel Sei
Sikambing D, Kec Medan Petisah meminta kepada Walikota Medan agar Grand Winner SPA yang berdiri dilingkungan mereka jangan diperbolehkan buka kembali.Pasalnya,bisnis tersebut diduga telah menyalahi ijin dan ditengarai bisnis tersebut berubah fungsinya menjadi lokasi ‘maksiat’

“Demikian disampaikan warga kepada wartawan,Rabu (17/08/2014).Selain itu,lokasi tersebut juga harus ditutup selamanya.Kami telah menyampaikan rasa keberatan kepada Camat Medan Petisah dan ditembuskan ke Walikota Medan Dzulmi Eldin,”ungkap salah seorang warga,Drs Aridin Pardede.

Disamping itu, menurut Drs Aridin Pardede, pihaknya telah banyak
menerima laporan jika Grand Winner Spa diduga telah dijadikan bisnis Prostitusi terselubung dengan berkedok terapi kesehatan.

“Maka itu warga minta agar Walikota Medan jangan memperbolehkan Spa tersebut beroperasi,”pintanya.

Masih disebutkannya,jika surat keberatan ini tidak juga mendapat respon dari Camat Medan Petisah maupun pemilik SPA, maka kami akan melakukan aksi unjuk rasa
di depan kantor Wali Kota Medan serta mendesak agar Walikota Medansegera
menindaklanjuti keluhan warga dan segera mencabut izin Grand Winner
Spa tersebut.

Sebelumnya, Camat Medan Petisah Muhammad Yunus S.STP telah menindaklanjuti surat keberatan dari warga secara tertulis,sesuai Nomor : 300/537 kepada Walikota Medan pada 14 Agustus 2014.

“Untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di
wilayah Kecamatan Medan Petisah khususnya di Kelurahan Sei Sikambing
D, saya sudah bermohon kepada Walikota Medan agar membentuk tim terpadu untuk penertiban usaha Grand Winner Spa tersebut,” jelas Camat Petisah.

Disebutkan Yunus, Kepala Badan Pelayanan Perijinan Terpadu Kota Medan,
Ir Wiriya Alrahman MM, telah menegaskan dalam menindaklanjuti
laporannya, belum pernah menerbitkan izin Grand Winner Spa dengan
penanggungjawab Muhammad Haris. Bahkan, Dinas Tata Ruang dan Tata
Bangunan telah memberikan peringatan untuk mengembalikan fungsi dari
Grand Winner Spa menjadi rumah tempat tinggal (hunian) kepada pemilik
atau penanggungjawab bangunan Grand Winner Spa Jalan Sei Batang
Serangan No 202,”ungkapnya.(Ade)

News Feed