oleh

Walikota Tebingtinggi : Masalah Kesehatan Kita Tidak Boleh Pasrah

 
 
VAKSIN POLIO Walikota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM memberikan vaksin polio kepada salah seorang balita pada pencanangan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio di KotaTebingtinggi yang dipusatkan di Keluarahan Mandailing Kecamatan Tebingtinggi Kota(Doc.BNO- WR)
 
 
Buananusantaraonline.com-Tebingtinggi,  Walikota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM mengingatkan warganya, bahwa masalah rezeki dan kesehatan, kita tidak boleh hanya pasrah dan menunggu, untuk memperolehnya harus dengan usaha dan ikhtiar, semua itu tidak ada yang datang dengan sendirinya, dan tanggungjawab kesehatan anak bukan hanya ibunya saja tetapi juga bapaknya.
 
Hal itu disampaikan Walikota Tebingtinggi H Umar Zunaidi Hasibuan didampingi Wakil Walikota HOki Doni Siregar pada pencanangan dimulainya Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio di KotaTebingtinggi yang dipusatkan di Keluarahan Mandailing Kecamatan Tebingtinggi Kota, Selasa (8/3).
 
Disampaikannya, anak-anak adalah merupakan masa depan bangsa ini, apabila anak-anak yang kita siapkan untuk melanjutkan cita-cita bangsa ini ke depan kondisi kesehatannya tidak baik, maka akan berantakanlah bangsa ini kedepannya. “Untuk menciptakan generasi yang baik, pintar dan cerdas harus diperhatikan kesehatannya, anak usia 0-2 tahun harus mendapat asupan gizi dari air susu ibunya, dan selanjutnya setiap hari agar minum susu dan setiap paginya harus pula sarapan dulu sebelum pergi sekolah”, imbuh walikota.
 
Menurut walikota, rumah yang gedung bukan menjadi jaminan anak-anaknya sehat dan bergizi, dan belum tentu pula rumah yang sederhana anaknya tidak sehat karena perhatian orang tuanya cukup baik. Generasi saat ini akan dapat dikatakan berhasil apabila meninggalkan suatu generasi yang tangguh, kuat, sehat dan cerdas yang mampu bersaing dengan bangsa-bangsa lain di dunia, berdiri sama tinggi, duduk sama rendah, dan itulah harapan kita semua para orang tua”, ujarnya.
 
Untuk itu, Walikota berharap kepada para camat, lurah dan kepala lingkungan dalam PIN Polio ini apabila sampai batas waktu yang ditentukan 8 – 15 Maret 2016 belum mencapai target sasaran untuk Kota Tebingtinggi sebanyak 18.112 orang anak, atau 2.600 anak dalam sehari, walikota meminta untuk dilakukan penyisiran dari rumah ke rumah warga. Pemko Tebingtinggi tidak hanya memperhatikan masalah kesehatan soal polio saja, tetapi juga bibir sumbing dan katarak, Pemko siap untuk memberikan bantuan melakukan operasinya”, tandas walikota.
 
Sebelumnya, Kadis Kesehatan Kota Tebingtinggi M Syah Irwan menyampaikan, pelaksanaan PIN Polio untuk Kota Tebingtinggi dipusatkan di Kelurahan Mandailing dan target untuk Kota Tebingtinggi sebanyak 18.112 orang anak. “Pelayanan PIN Polio ini selain dilakukan oleh Dinas Kesehatan,Puskesmas juga dilakukan di rumah sakit umum yang ada di Tebingtinggi dan tempat-tempat yang disiapkan pada setiap kelurahan, warga dapat saja berkunjung dan tanpa dikutip bayaran”, ujarnya. (WR)
 

News Feed