oleh

Usut Dibunuhnya Mayang,Polri Kordinasi Dengan Polisi Australia

OKEBUNG |
Terkait tewasnya Mayang Prasetyo,pihak Polri terus berkoordinasi dengan Kepolisian Australia untuk mengusut penemuan potongan tubuh seorang transgender warga negara Indonesia (WNI) di sebuah apartemen di Australia.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat, Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Boy Rafli Amar menyebut, Polri memiliki atase di Canberra yang ikut terlibat dalam olah tempat kejadian perkara.

“Kita lakukan kordinasi dengan kepolisian disana. Karena kejadian disana,” ungkap Boy saat ditemui di Jakata Selatan, Selasa Selasa, (07/10/2014).

Lanjutnya, Polri juga menunggu informasi dari pihak keluarga yang berada di Jakarta dan sejumlah daerah lainnya.

“Kita minta agar keluarga dapat menghubungi pihak berwajib. Nanti kordinasi apakah jenazah akan dipulangkan atau tidak,” ujarnya.

Diketahui WNI bernama Mayang Prasetyo itu ditemukan tewas dengan keadaan sudah dimutilasi di dalam sebuah apartemen milik kekasihnya, Marcus Peter Volke di Brisbane, Australia. Pelaku pembunuhan sadis itu tak lain adalah sang kekasih yang berprofesi sebagai koki kapal pesiar. Selain memutilasi, pelaku juga bahkan merebus potongan tubuh Mayang di dalam apartemennya.

Kasus pembunuhan Mayang yang berusia 27 tahun itu sontak menggemparkan lingkungan apartemen di wilayah Teneriffe, Brisbane. Kasus tersebut terungkap setelah polisi Australia menggerebek apartemen milik Volke pada Sabtu malam (04/10/2014) sekira pukul 21.00 waktu setempat menyusul laporan tetangga apartemennya yang mencium bau menyengat dari kamar Volke (rmol\net)
Foto :mayang\net\fb

News Feed