oleh

Usai ’86’-Kan BD Sabu,Personil Polresta Medan Buruan Provost Ditangkap PM

OKEBUNG |
Untung tak dapat diraih,malang tak dapat ditolak.Ungkapan ini pantas ditujukan kepada Briptu Jhoni,salah seorang personil Polresta Medan yang sudah disersi.

Pasalnya,pria tampan yang pernah aktif tugas di Sat Res Narkoba Polresta Medan ini rencananya hendak berhapy bersama rekan-rekannya malah ditangkap petugas Detasemen Polisi Militer (Denpom 1 /5) karena kedapatan menyimpan sabu dan softgun saat digelarnya razia di My Paradise Jalan Kumango Medan bersama rekan-rekannya, Minggu (11/05/2015)sekira pukul 04.00 subuh.

Ironisnya,sabu seberat 8,2 gram berikut alat hisap serta senjata replika jenis Air Softgun yang diamankan petugas Denpom 1/5 dari tas Briptu Jhoni ternyata hasil tangkapan dari bandar narkoba berinisial J dikawasan Tanjung Morawa yang dilepaskan Briptu jhoni dikawasan tol pada Sabtu (10/01/2015) malam.

Berdasarkan data yang dikumpulkan okebung.com dari beberapa sumber yang layak dipercaya bahwa penangkapan personil Polresta Medan berstatus duda ini bermula disaat Jhoni sedang berada dirumahnya dihubungi rekannya bernama M Hamdani,pada Minggu (11/01/2015)sekira pukul 01.00 dinihari untuk minum-minum di My Paradise.

Dengan menumpang naik taxi selanjutnya tersangka Jhoni pun berangkat menemui rekan-rekannya dilokasi yang telah dijanjikan. Namun,begitu tiba di My Paradise,Briptu Jhoni terkejut ketika melihat belasan petugas Denpom 1/5 keluar dari lokasi tersebut usai menggelar razia.

Begitu petugas Denpom 1/5 berangkat,lantas Pria yang sudah kecanduan sabu ini pun masuk ke My Paradise dan langsung masuk keuangan KTV Shanghai. Sesampainya diruangan ternyata sudah ada M Hamdani dan bersama rekan-rekannya,dan salah seorang waitres wanita yang belum dikenalnya.Selanjutnya Briptu Jhoni pun bersama rekan-rekannya minum-minum sembari bernyanyi.

Dan tepatnya pukul 04.00 subuh,tiba-tiba petugas Denpom 1/5 masuk kembali ke My Paradise dan melakukan razia kembali.Saat merazia KTV Shanghai, petugas Denpom 1/5 menemukan sabu seberat 8,2 gram dan senjata Air Softgun serta alat hisap sabu dari dalam tas kulit tersangka Briptu Jhoni.

Mendapati temuan tersebut selanjutnya Briptu Jhoni, M Hamdani dan Briptu MR dati Sat Brimob diboyong ke Mako Denpom 1\5 guna menjalani pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut.

Sumber mengatakan bahwa Briptu Jhoni pernah bertugas dinas luar Satres Narkoba Polresta Medan,dan pernah disel di Mapolda Sumut selama enam hari pada November 2013 karena dituding oleh Umar mengedarkan pil ekstasi dikawasan Komplek MMTC,tepatnya dibelakang Barcelona Pub Jalan Pancing Medan.

Begitu keluar dari sel,tersangka Jhoni dinonaktifkan dari dinas Sat Res Narkoba Polresta Medan dan menjadi personil polisi yang hanya mengikuti apel saja.Hal ini terjadi pada bulan April 2014 atas perintah Kasat Res Narkoba Polresta Medan melalui Wakasat AKP Viktor Ziliwu.

Karena merasa jenuh tersangka lalu memohon mengajukan pensiun dini melalui lisan,namun ditolak dan hingga akhirnya pada bulan Juli 2014 tersangka tidak pernah lagi masuk dinas hingga akhirnya ditangkap petugas Denpom 1/5 saat menggelar razia disejumlah tempat hiburan malam yang ada di Medan.

Terkait kasus ditangkapnya Briptu Jhoni,saat dikonfirmasi okebung.com, Minggu (11/01/2015), Kasat Res Narkoba Polresta Medan,Kompol Dony Alexander mengatakan Briptu Jhoni bukan lagi anggota Satres Narkoba Polresta Medan,dia disersi karena tersangka Jhoni tersebut termasuk personil polisi yang dicari Polres Siantar atau pun Provost.

“Dia (Jhoni,red) bukan personil Sat Res Narkoba lagi,dia itu sudah lama tidak masuk kerja dan dicari Propost,”jelas Kompol Dony melalui ponselnya.(jek\admin)

Foto: ist\okebung.com/

News Feed