oleh

Unit VC Polresta Medan Ringkus Bandar Togel Antar Provinsi

MEDAN -OKB|
Petugas Reskrim Unit Vice Control/Judisila Polresta Medan pimpinan AKP Jamakita Purba berhasil meringkus bandar judi toto gelap (togel)antar provinsi beromset puluhan juta rupiah perharinya di kawasan Medan Tuntungan.

Informasi diperoleh okebung.com menyebutkan,diringkusnya bandar judi togel antar provinsi tersebut berawal atas adanya informasi masyarakat yang resah dengan aktifitas bisnis togel tersangka Johan Pergaulan (27)warga Jalan Petunia Raya,Komplek Kencana Permai Blok A No 7 Medan Tuntungan yang berperan sebagai sub agen togel.

Informasi tersebut ditindak lanjuti petugas Reskrim Unit VC/Judisila sehingga tersangka Johan berhasil diringkus,Senin (04/08/2014)kemarin.

Selanjutnya petugas melakukan pengembangan sehingga berhasil meringkus bandarnya,Pardomuan Nainggolan (38)warga Jalan Petunia Raya,Komplek Griya Kencana Permai Blok E No 31 Medan Tuntungan.

“Awalnya kita mengamankan Johan,setelah kita introgasi,lalu kita kembangkan hingga berhasil meringkus bandarnya,”ungkap Kanit VC/Judisila Polresta Medan,AKP Jamakita Purba kepada okebung.com,Kamis (07/08/2014)

Dalam penggerebekan tersebut,kata Jamak,petugas berhasil menyita barang bukti berupa uang sebesar Rp 429 ribu,1 Token BCA,1 ATM BCA berikut buku rekeningnya,2 ATM BRI berikut buku rekeningnya,2 unit Handphone berisikan SMS nomor tebakan togel,5 lembar bukti transfer,1 unit mobil Toyota Corona BK 1463 AR,1 unit sepeda motor. Jenis Kawasaki Ninja warna hijau BK 4956.

“Nainggolan menjalankan bisnisnya menjadi bandar togel sendiri (bs) dengan menerima pasangan melalui sub agennya yang berada di Medan,Padang dengan cara SMS atau pun komunikasi melalui ponselnya,”jelasnya.

Lanjutnya,Nainggolan menerima setoran dari tersangka Johan (sub agen di Medan,red)dan untuk sub agen luar kota Nainggolan langsung yang menerimanya melalui transfer rekening BRI setiap hari Selasa dan Jum’at.Dan mengetahui nomor keluar melalui situs judi di handphonenya

“Setoran dari sub agen diluar kota bandarnya langsung menerima melalui transfer rekening BRI setiap Selasa dan Jumat,minimal Rp 15 juta,”beber mantan Kanit Reskrim Polsek Medan Timur ini.

Masih dijelaskannya lagi bahwa para tersangka menjadikan bisnis togelnya tersebut sebagai mata pencahariannya sehari-hari dan telah dilakoninya selama tiga tahun.

“Nainggolan menjalankan bisnis haramnya ini sudah tiga tahun,”tandasnya.(Admin)
Foto:ilustrasi/net

News Feed