oleh

Undercover Buy,Polsek Patumbak Bekuk Penadah Curanmor,25 Unit Diamankan

OKEBUNG|
Petugas Unit Reskrim Polsek Patumbak berhasil membekuk seorang penadah sepeda motor.

Dari tangan tersangka,Ferry Ginting SH warga Simalingkar,petugas Unit Reskrim Polsek Patumbak menyita barang bukti 25 unit sepeda motor curian (curanmor),berbagai merek.

Informasi diterima okebung.com menyebutkan,ditangkap tersangka penadah sepeda motor hasil curanmor itu berawal informasi dari masyarakat yang menyebutkan ada seorang penadah sepeda motor curian hendak menjual barang curian.

Berbekal informasi itu,selanjutnya petugas Reskrim Polsek Patumbak melakukan under cover buy (nyamar sebagai pembeli).Setelah lokasi pertemuan dijanjikan dan harga disepakati,terjadilah pertemuan.Saat itulah tersangka berhasil dibekuk petugas Reskrim Polsek Patumbak pimpinan AKP I Kadek Herry Cahyadi,di Jalan Pertahanan Patumbak,Desa Patumbak,Kec Patumbak,Kabupaten Deliserdang,Provinsi Sumatera Utara, Kamis (28/05/2015) sekira pukul 15.00 WIB

Kapolsek Patumbak, AKP Wilson Bugner Pasaribu,SIk didampingi Kanit Reskrimnya,AKP I Kadek Herry Cahyadi dalam siaran persnya mengatakan tersangka ditangkap berawal adanya informasi dari masyarakat yang menyebutkan bahwa ada seorang pria hendak menjual sepeda motor hasil curianSelanjutnya,kata Kapolsek, anggota kita turunkan untuk menyaru sebagai pembeli.

“Menerima informasi ada yang mau menjual sepeda motor hasil curian lantas petugas kita menyaru sebagai pembeli, begitu ketemu langsung tersangka ditangkap,”terang AKP. Wilson, Selasa (02/06/2015), sore.

Lanjut dijelaskannya,setelah mengamankan tersangka,kemudian. polisi mengecek sepeda motor Yamaha Mio BK 4730 XV putih yang tersangka akan jual itu. Dari pengecekan tersebut diketahui bahwa sepeda motor tersebut adalah milik Rismawati Br Hasibuan warga Tembung yang menjadi korban curanmor yang dicuri pada, Kamis 15 Juli 2013 saat terparkir di pinggir Jalan AR Hakim Kelurahan Sukaramai Kecamatan Medan Area Medan.

“Ternyata sepeda motor yang hendak dijual itu hasil curian.Berdasarkan pengakuan tersangka bahwa sepeda motor tersebut dibeli tersangka dari Tomek yang kini menjadi DPO pihak kepolisian,” beber AKP Wilson.

Selanjutnya,Kanit Reskrim Polsek Patumbak,AKP I Kadek Herry Cahyadi melakukan penggeledahan kerumah tersangka Ferry Ginting di kawasanSimalingkar.Saat dilakukan penggeledahan dirumah tersangka polisi mendapatkan 24 unit sepeda motor yang diduga hasil tadahan, dan selanjutnya dibawa ke Mako Polsek Patumbak sebagai barang bukti.

“Jadi 24 unit sepeda motor yang kita amanakan dari rumah tersangka keseluruhannya memiliki STNK namun kita masih lakukan pengecekan apakah itu hasil curian. Terkecuali sepeda motor Yamaha Mio putih yang akan di jual tersangka itu tidak memiliki STNK,” jelasnya.

Tersangka membantah sebagai penadah sepeda motor curian. Diakuinya bahwa dirinya sebagai penampung kereta gadaian yang memiliki surat dan itu dia lakoni sudah 2 tahun ini.

“Saya sebenarnya idak menampung sepeda motor curian, saya hanya menampung sepeda motor gadaian yang memiliki STNK yang bermasalah dengan leasing, tapi karena naas Tomek membohongi saya yang katanya bukan sepeda motor curian dan mengadaikan ke saya dengan uang 1,5 juta. Lalu tak lama menggadaikan dia meyuruh saya jualkan,”akunya.

Atas perbuatannya tersangka dijerat pasal 363 ayat (2) Subs Pasal 481 ayat (1) lebih Subs Pasal 480 ayat (1) KUHPidana tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan atau pertolongan jahat.[admin]

Foto|ist\

News Feed