oleh

Uang Palsu Senilai Rp 12,2 Miliar berhasil Disita Polisi

OKEBUNG|
Kepolisian Resort Jember, Jawa Timur berhasil membongkar sindikat pengedar kakap uang palsu dengan barang bukti uang palsu (upal) yang disita sebesar Rp 12,2 miliar dengan pecahan Rp 100 ribu.

Kapolres Jember,AKBP,Sabilul Alif mengatakan bahwa pihaknya menangkap dua orang pelaku, yakni AM (35) warga Rawas Ulu, Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan, dan AG (49) warga Dusun Ploso Gerang, Desa Ploso Geneng, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang.

“Sabtu (24/01/2015) sekitar pukul 19.30, kami melakukan penangkapan terlebih dahulu terhadap salah satu pelaku, AM, yang sedang menunggu angkutan di Terminal Tawang Alun,” ungkap Sabilul, Minggu (25/01/2015).

Saat ditangkap, kata mantan Kasat Lantas Polresta Medan ini,pihak polisi langsung menggeledah tas pelaku. Kemudian, ditemukan barang bukti uang palsu sebanyak Rp 100 juta.

“Dari penangkapan AM inilah, kami kemudian melakukan pengembangan, untuk mengungkap jaringan diatas AM,” imbuh Sabilul.

Setelah dilakukan pengembangan, petugas kemudian mengamankan pelaku lainnya, AG, yang diduga merupakan sindikat pelaku pemalsuan uang. “Akhirnya kami tangkap AG di salah satu rumah makan di Jember, dan setelah kami geledah akhirnya kami temukan barang bukti uang palsu dari tangan AG sebanyak Rp 12,1 miliar, jadi total barang bukti yang kami secara keseluruhan sebesar Rp 12,2 miliar,” beber mantan Kapolres Bondowoso ini.

Saat ini, kedua pelaku sudah diamankan di Mapolres Jember untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. “Saat ini sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kami pasti sampaikan perkembangannya kepada rekan-rekan (media), sebab saya yakin ini sindikat nasional,” pungkasnya.(kps\admin)

Foto :ilustrasi upal\

News Feed