oleh

Tuntut Wabup Tobasa Ditangkap,FMPK-SU Bakar Kemenyan dan Bawa Keranda Mayat di Polda Sumut

OKEBUNG |
Puluhan massa tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli Keadilan Sumatera Utara (FMPK-SU) berunjuk rasa ke Mapolda Sumatera Utara, Rabu (17/12/2014) pagi. Kedatangan massa menuntut, Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut )menyelidiki keterlibatan Wakil Bupati Tobas, Liberty Pasaribu, terkait kasus dugaan korupsi APBD Kabupaten Tobasa Tahun Anggaran 2006, senilai Rp3 Miliar.

Bahkan, massa langsung meminta Poldasu, untuk menetapkan Liberty Pasaribu sebagai tersangka dan dilakukan penangkapan terhadap pria yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Daerah Pemkab Toba Samosir itu.

” Dalam putusan Kasasi Mahkamah Agung oleh 4 terpidana, jelas disebutkan kalau korupsi itu dilakukan dilakukan bersama-sama oleh Monang Sitorus, Bemprit Hutapea, Arnold Simanjuntak, Jansen Batubara, adalah persetujuan dan kerjasama Liberty Pasaribu, ” ungkap Faisal Kurniawan selaku Kordinator Aksi dalam orasinya.

Dalam aksi itu, massa berorasi dengan sambil membentangkan poster dan spanduk bertuliskan tuntutan mereka. Namun, untuk melengkapi aksi itu dan sebagai bentuk kekecewaan massa terhadap Polda Sumut yang tidak kunjung menentapkan Liberty Pasaribu sebagai tersangka, massa juga mengangkat keranda mayat sambil mengitarinya di depan gedung SPKT Polda Sumut.

Selanjutnya, keranda mayat itu ditaburi bunga oleh massa. Bahkan, massa juga membakar kemenyan yang sudah dipersiapkan.

” Kasus ini sudah lama dan sudah inkrah pada tahun 2011 lalu. Dalam putusan itu, tidak ada melibatkan mantan Sekda Pemkab Tobasa. Tidak 1 alenia pun, mengatakan mantan sekda terlibat. Penyidik sudah profesional dan akuntabel. Namun, kalau ada bukti baru, penyidik akan melakukan penyelidikan, ” ungkap Kasubbid PID Poldasu, Kompol J Manurung menyambut pendemo.

Begitu juga dengan Kanit I Subdit III/Tipikor Poldasu, Kompol Malto Datuan yang datang menemui pendemo, mengaku sudah mempelajari putusan itu. Namun, disebutnya kalau pihaknya tidak menemukan keterlibatan Liberty Pasaribu. Oleh karena itu, disebutnya,kalau pihaknya akan melakukan penyelidikan bila menemukan bukti baru (El)

Foto:ist/okebung.com

News Feed