oleh

Tukang Bandrek Ancam Bunuh PSK Hotel Duta

OKEBUNG|
Akibat uang tukang bandrek keliling raib di Hotel Duta,salah seorang wanita penjaja seks komersil (PSK)yang menetap di hotel tersebut mendapat ancaman akan dibunuh tukang bandrek tersebut

Informasi dirangkum okebung.com,kejadiaan pengancaman tersebut pada Minggu (12/10/2014)dinihari berawal ketika pedagang bandrek,Riswan Sihombing (39)warga Sidikalang yang menumpang dirumah abangnya di Jalan Mandala By Pass,gang Rukun hendak indehoi ‘terbang kebulan’ dengan wanita penjaja seks komersil (PSK) yang mangkal di Hotel Duta Jalan Nibung,Petisah.

Saat itu,pedagang bandrek tersebut memilih wanita yang sering dipanggil Honey.Negosiasi pun terjadi hingga keduanya masuk kamar.
Keduanya pun membuka pakaian satu persatu hingga bugil.Karena pedagang bandrek yang juga mantan residivis kasus pembunuhan tersebut terlihat kumal dan jorok.Sang psk pun menyuruhnya bersihkan badan dan mencuci kemaluannya yang belum sunat itu.
Lantaran nafsu sudah terujung hingga keubun-ubun,pedagang bandrek pun menuruti perintah Honey.Namun,usaii keluar dari kamar mandi dia merasa terkejut melihat dompetnya sudah berada diluar celananya.
Melihat itu,pria yang pernah menjalani hukuman 8 tahun kasus pembunuhan ini pun memeriksa dompetnya.

Sontak saja dia terkejut melihat uangnya didalam dompet sudah hilang.Akibatnya,pria itu pun emosii dan langsung menuduh Honey yang mencurinya karena tak ada orang lain lagi dikamar selain berdua.

Tak senang dituduh mencuri,wanita berambut panjang tingggi semampai itu emosi hingga terjadilah pertengkaran berujung keributan didalam Hotel Duta.

Karena wanita tersebut berkilah tidak ada mengambil uangnya,lantas mantan residivis kasus pembunuhan 3 orang pelacur ini pun mendatangi Mapolsek Medan Baru guna melaporkan kejadian yang dialaminya.

Ironisnya,begitu pedagang bandrek ini menceritakan kronologis kejadian kepada petugas SPK Mapolsek Medan Baru bukannya diterima laporannya,melainkan dirinya disuruh pergi oleh petugas SPK.

“Aku tadi ke Hotel Duta mau ‘ngambil’ (berhubungan seks),begitu sudah sepakat harga lantas aku disuruh wanita psk itu buka celana dan disuruh mencuci barangku (kemaluanku,red_),”ungkap mantan pembunuh tersebut kepada okebung.com.

Lanjutnya,begitu aku keluar dari kamar mandi kulihat dompetku berserakan dan diicek uang yang ada didalam dompet hilang.

“Pas aku siap kekamar mandi kulihat dompet sudah berserakan isinya dan hilang uangku sebesar Rp 350 ribu,’jelasnya.

Begitu wanita itu kutanya kemana uangku itu,sambungnya,wanita psk tersebut malah balik memakiku.
“Pelacur itu katakan lama kali hidup barangku (kemaluan,red),”jelasnya menirukan ucapan si wanita PSK.

“Kau lihat nanti ya,paliing lama seminggu ini kau sudah kutikami.kau catat alamatku,tandai aja aku,kubunuh kau nanti,gak takut aku dipenjara,”ucapnya angkuh sembari menunjukan identitasnya kepada PSK.

Sementara itu,Honey mengatakan kalau mereka telah berkencan dikamar dalam keadaan bugil.Karena kemaluan si tukang bandrek hidup mati terus makanya dia disuruh keluar.

“Aku selama jadi lonte gak pernah mencuri,kau tanya semua orang disini..Dasar aja barang kau payah hidup.Udah macam kemaluan monyet kecilnya,hidup mati terus,”ungkap wanita PSK kepada okebung.com.

Masih disebutkan,karena sudah bugil dan didalam kamar ya kumintalah biaya ngeseknya,kalau namanya mencuri tak ada itu.

“Aku hanya minta uang kencan saja,kalau kuambil uang kau tak ada tau kau.Kau kira milik negara ini,,”cetusnya.(admin)

News Feed