oleh

Tuan Rumah KAA, Indonesia Harus Jadi Motor Ekonomi Asia Pasifik

OKEBUNG|
Sebagai tuan rumah peringatan ke-60 Konferensi Asia-Afrika (KAA),Indonesia dituntut mampu menjadi “motor” bagi negara-negara anggota untuk menghasilkan kesepakatan ekonomi yang mampu mengubah arah kebijakan ekonomi global.

Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Joko Widodo – Jusuf Kalla jangan hanya terjebak dalam nostalgia peringatan konferensi bersejarah itu.

Alih-alih hanya meningkatkan nilai perdagangan dan investasi saja, Indonesia juga harus dapat membangun kepercayaan bangsa di Asia dan Afrika untuk menjalin kerja sama guna memperkuat pengaruh tataran ekonomi global.

“Daripada kita berkumpul hanya untuk menopang iklim investasi dan neraca perdagangan kita. Kita harus desak tatanan ekonomi global ini diubah, jangan hanya ada kebijakan terus yang merugikan perekonomian negara-negara terbelakang,” kata Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Hendri Saparini di Jakarta, Minggu (19/04/2015)dilansir okezone.com.

“Indonesia dapat memelopori untuk membangun kekuatan politik dalam menyuarakan kebijakan-kebijakan tertentu. Tunjukkan bahwa negara-negara Asia Afrika sudah bangun kekuatan,” kata Hendri

Sejalan dengan tujuan memperkuat diplomasi ekonomi, kata Hendri, Indonesia, yang termasuk dari lima negara di Asia dan Afrika dengan Produk Domestik Bruto (PDB) tertinggi, juga perlu memberikan rekomendasi kepada negara-negara belum berkembang. (admin)

Foto|dok.net\

News Feed