oleh

Tolak UMP,Ratusan Buruh F-SFMI Gelar Unjuk Rasa

OKEBUNG|
Meskipun Upah Minimum Kabupaten (UMK) Deliserdang tahun 2015 sudah ditetapkan Dewan Pengupahan Daerah menjadi Rp 2.015.000,namun ratusan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (F-SPMI) masih berunjuk rasa ke Pemkab Deliserdang untuk menolak, Kamis (22/01/2015 siang.

Aksi unjuk rasa damai itu dilakukan F-SPMI karena Pemkab Deliserdang terkesan tidak berpihak kepada kaum buruh di Deliserdang. Bahkan
Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Deliserdang diduga bermain.

Pasalnya,Pemkab DS malah menurunkan UMK yang pernah disepakati pihak Dewan Pengupahan Daerah Kabupaten Deliserdang sebesar Rp 2.045.000 menjadi Rp 2.015.000.

“Kami buruh yang tergabung di F-SPMI menolak UMK Deliserdang yang hanya Rp 2.015.000. Karena itu masih rendah dan tidak dapat memenuhi kebutuhan hidup buruh. Walau bahan bakar minyak turun tapi harga kebutuhan masih mahal. Kami minta Pemkab Deliserdang menaikkan UMK Deliserdang menjadi Rp 2.600.000”, teriak Willy Agus Utomo dalam orasinya.

Tak lama berorasi, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadis Naker)
Jonas Damanik mendatangi buruh yang sedang melakukan aksi. Beberapa orang utusan buruh pun dipersilahkannya masuk untuk menyampaikan aspirasi mereka. Sebanyak 9 point tuntutan buruh berisi hak-hak normatif buruh disampaikan kepada Kadis Naker guna ditindaklanjuti.

Usai menyampaikan aspirasinya, beberapa utusan buruh kembali bergabung dan membubarkan diri dengan tertib. “Aspirasi buruh tersebut sudah diterima dan akan segera disampaikan kepada Pak Bupati”, ujar Jonas
Damanik. (Ade)

News Feed