oleh

TNI AD Buka Penerimaan Catam Prajurit Karier Gelombang I TA 2015

OKEBUNG |
Bagi yang berminat menjadi Prajurit TNI AD dapat mendaftarkan diri, pendaftaran dimulai pada tanggal 2 sampai dengan 14 Maret 2014 (pada hari kerja).Tempat pendaftaran : Ajendam I/BB Medan,Ajenrem 022/PT Pematang Siantar, Ajenrem 023/KS Sibolga, Ajenrem 031/WB Pekan Baru, Ajenrem 032/WBR Padang,Korem 033/WP Tanjung Pinang.

Cara pendaftaran dilakukan secara online melalui penerimaan prajurit
TNI di alamat rekrutmen-tni.mil.id kemudian calon datang sendiri
ketempat pendaftaran dengan menunjukkan dokumen asli dan menyerahkan fotokopi masing-masing 1 (satu) lembar yang telah dilegalisir antara lain : Print Out pendaftran online. Ijazah SD, SMP, SMA beserta SKHU bagi mereka yang masih duduk dikelas III SMA agar melampirkan raport kelas I s.d III Semester I serta membawa surat keterangan dari sekolah bahwa calon adalah siswa kelas III yang terdaftar sebagai peserta UAN.

Selanjutnya,KTP Calon dan KTP orang tua /wali. Kartu Keluarga(KK) orang tua/wali.Akta Kelahiran/Surat kenal lahir, Surat Keterangan Babinsa dan Pasfoto 4X6 cm sebanyak 2 lembar.

Persyaratan lain yang harus dimiliki dan dipenuhi oleh para calon pendaftar adalah : Warga Negara Republik Indonesia, Beriman dan
bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Setia kepada Negara Kesatuan
Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD Republik
Indonesia tahun 1945. Umur pada saat masuk pendidikan pertama pada
tanggal. 22 April 2015 berumur paling rendah 18 (delapan belas) tahun dan paling tinggi 22 (dua puluh dua) tahun. Tidak memiliki catatan kriminalitas yang di keluarkan secara tertulis oleh Polri, sehat jasmani dan rohani serta tidak berkaca mata, Tidak kehilangan hak untuk menjadi prajurit TNI berdasarkan keputusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

Laki-laki, bukan mantan prajurit TNI,
Polri dan PNS. Serendah-rendahnya berijazah/lulusan SMP/ Sederajat
atau yang setara baik Negri maupun Swasta yang terakreditasi, memiliki
tinggi badan sekurang-kurangnya 163 cm, serta memiliki berat badan
seimbang menurut ketentuan yang berlaku. Belum pernah menikah dan
sanggup tidak nikah selama mengikuti pendidikan pertama sampai dengan 2 (dua) tahun setelah selesai pendidikan Pertama,bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 (sepuluh) tahun.

Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Harus mengikuti pemeriksaan /pengujian yang
diselenggarakan oleh panitia penerimaan meliputi: Administrasi,
Kesehatan, jasmani, Mental Ideologi dan Psikologi.

Surat persetujuan/izin orang tua/wali selama proses penerimaan prajurit TNI AD tidak melakukan intervensi terhadap panitia penerimaan maupun
penyelenggara pendidikan pertama dalam bentuk apapun, kapanpun dan
dimanapun, bagi yang yang memperoleh ijazah dari negara lain atau lembaga pendidikan di luar naungan Kemendikbud, harus mendapat pengesahan dari Kemendikbud. Tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat.

Bagi yang sudah bekerja harus melengkapi persyaratan sebagai
berikut,melampirkan Surat Persetujuan/izin dari Kepala Dinas/
Jawatan/Instansi yang bersangkutan. Bersedia diberhentikan dari status
pegawai bila diterima menjadi Tamtama PK TNI AD. Melampirkan surat keterangan dari Babinsa setempat dengan diketahui Lurah/Kades asal tempat tinggal. Bentuk surat Keterangan dari Babinsa seperti pada contoh No.1 bersedia mentaati peraturan bebas KKN baik langsung maupun tidak langsung, apabila terbukti secara hukum melanggar sebagaimana yang dimaksud, maka harus bersedia dinyatakan tidak lulus dan atau dikeluarkan dari Dikma (Pendidikan Pertama), jika pelanggaran tersebut diketemukan dikemudian hari pada saat mengikuti pendidikan pertama.Bentuk surat Pernyataan tidak melakukan penyuapan seperti pada contoh
No.2. (Rel\Ad)

Foto |dok\net\tni

News Feed