oleh

Tingkatkan Ketahanan Pangan, Danrem 032 tinjau Demplot BIOS 44 di Pasaman

OKEBUNG|
Dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan masyarakat dan meningkatkan swasembada Pangan di Provinsi Sumatera Barat khususnya di Wilayah Kabupaten Pasaman, Korem 032/Wirabrja dan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Propinsi Sumbar dan Dinas Pertanian Kabupaten Pasaman bersinergi untuk meningkatkan ekonomi masyarakat di sektor Pertanian maupun Perikanan.

Kerjasama tersebut ditandai dengan diadakannya penanaman padi bersama Danrem 032, Dandim 0305 Pasaman, Wakil Bupati Pasaman, Kapolres, Kepala Dinas Pertanian, Camat dan masyarakat di lokasi persawahan Kec. Panti Kab Pasaman, 23/12.

Kegaiatan penanam padi tersebut sebelumnya telah dilakukan pemberian BIOS 44 yang akan membantu baik pertumbuhannya dan juga untuk meningkatkan hasil produksinya.

Dengan penggunaan BIOS 44 sistem pembenahan tanah tersebut dimaksudkan agar lebih baik dan sekaligus untuk mengembalikan fungsi dan kesuburan tanah.

Dalam arahannya dihadapan para kelompok tani Danrem 032/Wbr Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo menyampaikan bahwa BIOS 44 ini bukan merupakan pupuk, tetapi cairan dekomposer yang akan membantu meningkatkan kesuburan tanah kembali dan ini dibuat tanpa bahan kimia, dan telah terbukti dengan penggunaan BIOS 44 ini akan sangat membantu mengurangi biaya para petani dalam meningkatkan hasil produksinya.

Dihadapan para peserta kelompok tani, masyarakat dan para pejabat dan tamu undangan Danrem 032/Wbr menyampaikan Bahwa BIOS 44 ini sudah banyak di gunakan di berbagai daerah di Indonesia baik untuk pertanian maupun perikanan dan tentunya dengan penggunaan yang sesuai dengan aturannya. Manfaat dan keuntungan BIOS 44 dengan hasilnya telah dapat dirasakan oleh masyarakat.

BIOS 44 adalah cairan yang dapat mengembalikan kesuburan tanah dan BIOS 44 merupakan salah satu inovasi Danrem 032 untuk ikut memberikan kontribusi dalam membantu ketahanan pangan untuk masyarakat, tambahnya.

Wakil Bupati Pasaman H. Atos Pratama saat memberikan sambutanya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud kerjasama antara Dinas Pertanian dan Korem 032 dalam mewujudkan ketahanan pangan, yang mana kerjasama tersebut sudah lama di selenggarakan, terutama untuk pencapaian target Upsus Padi, Jagung, Kedele, bawang merah dan cabe, ( Upsus Pajale Babe) di Kabupaten Pasaman.

Disamping itu karena sektor pertanian menjadi andalan utama ekonomi masyarakat Kabupaten Pasaman tambahnya.

Sementara itu salah satu petani kolam tambak ikan bapak Sihombing dalam testimoninya tentang apa yang sudah dia rasakan selama menggunakan BIOS 44 pada tambak ikan miliknya menyampaikan bahwa dengan menggunakan BIOS 44 dinkam ikannya telah membantunya dalam meningkatkan hasil panennya. Bapak yang sudha lama menekuni tambak ikan ini lebih jauh menegaskan bahwa dulunya sebelum menggunakan BIOS 44 dikolamnya hanya 650 Kg dan setelah menggunakan BIOS 44 panen ikannya meningkat menjadi 1031 Kg, dan lebih mengirit biaya karena panennya lebih cepat, tegas pak Sihombing dengan wajah yang penuh semangat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Danrem 032, Wakil Bupati Pasaman H. Atos Pratama, Kasilogrem Kol Kav. Asep Solihin, Kasiter Kol Inf Bud Prasityo, Dandim 0312/Pdg Kol Arh Nova Mahanes Yuda, Dandim 0305/Psm Letkol Arh Pri Isdianto, Kapolres Pasaman AKBP. Hendri Yahya, SE, Kepala Dinas Pertanian, Camat Kec Panti, Para Ketua Kelompok Tani dan Anggita serta masyarakat. **

News Feed