oleh

Terkait Kasus Sutrisno,Majelis Kehormatan Masih Lakukan Penyelidikan

OKEBUNG|
Majelis Kehormatan DPD PDI Perjuangan Sumut masih melakukan penyidikan terhadap anggota DPRD Sumut, Sutrisno Pangaribuan atas tudingan Neta boru Purba yang menyebutkan bahwa anaknya. Adalah hasil hubungan gelap dengan oknum anggota DPRD Sumut, Sutrisno Pangaribuan,Jumat (14/11/2014).

Pasalnya, pemanggilan yang dilakukan majelis kehormatan partai, Kamis (13/11/2014) lalu masih bersifat klarifikasi.

Hal tersebut diungkapkan anggota Majelis Kehormatan DPD PDI Perjuangan Sumut, M Affan Lubis kepada awak media ini, Jumat (14/11/2014) sore.

Namun sebelum awak media ini menghubungi Affan Lubis, media ini berhasil menemui Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut, Panda Nababan di kantor DPD PDI Perjuangan Sumut.

Saat ditemui awak media ini, usai rapat, Panda terkesan tertutup ketika disinggung persoalan yang menimpah anggota DPRD Sumut Dapil VII tersebut. Pasalnya, kala itu Panda langsung menyebutkan agar nmenjumpai Taufan Ginting selaku Ketua Kehormatan DPD PDI Perjuangan Sumut.

“Sama pak Taufan saja. Dia ketuanya,” ucapnya singkat sembari berlalu.

Mendengar ucapannya Panda,selanjutnya awak media ini pun mencari keberadaan Taufan di kantor yang berada di Jalan Hayam Wuruk Medan. Namun, lantaran tak kunjung ketemu,kemudian awak media menyambangi Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPD Sumut, Budiman Nadapdap yang kala itu tampak terlihat di halaman kantor tersebut.

Kepada media ini, Budiman mengatakan, kalau persoalan yang menimpah Sutrisno tersebut sudah sepenuhnya ditangani oleh pihak DPD PDI Perjuangan Sumut. Makanya, dia pun tidak mengetahui sejauh mana penanganan tersebut.

“Sudah diserahkan ke DPD semua. DPD yang nangani. Kalau apa, tanyakan saja langsung kepada Affan Lubis. Soalnya dia turut dalam pemanggilan tersebut,” ucapnya.

Atas ungkapannya tersebut,awak media ini pun kembali mencari keberadaan M Affan Lubis selaku anggota majelis kehormatan partai yang berlambang banteng moncong putih tersebut. Sayang, lagi-lagi beliau tidak berhasil menemui kader PDI Perjuangan tersebut.

Karena itulah, awak media ini mencoba menghubungi nomor handphone Affan. Sayang, kala itu handphone mantan anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 tersebut tidak aktif.

Atas itulah, selanjutnya menanyakan kepada kader PDI Perjuangan yang ditemui di gedung bercat merah tersebut. Dari salahseorang kader yang enggan disebutkan namanya tersebut diketahui kalau Affan Lubis telah pergi meninggalkan gedung tersebut.”Sudah keluar dia tadi, waktu anda ngobrol sama pak Budiman,” ujarnya.

Mendengar kabar tersebut, awak media ini langsung mengirimkan pesan singkat ke nomor handphone Affan. Berselang 1 jam ini mengirim, Affan pun membalas pesan singkat tersebut.

Kala itu, Affan hanya menyebutkan kalau pihaknya hanya melakukan klarifikasi atas kasus tersebut. “Iya sdh di klarifikasi,” ucapnya singkat.

Namun saat disinggung apa hasil klarifikasinya, Affan tidak membalas pesan singkat tersebut. Tapi, saat awak media ini menyambangi kantor DPD tersebut, terdengar riak-riak adanya kalau Sutrisno bakal di berhentikan jika saja kasus tersebut sampai didengar Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Sukarno Putri.

Menurut mereka, aksi yang dilakukan Sutrisno tersebut sudahlah sangat merendahkan martabat perempuan. “Gawat dia kalau dengan ketua umum. Soalnya, dia sudah merendahkan martabat perempuan. Paling benci ketua sikap itu,” ucap perbincangan antar kader tersebut.

Bahkan, mereka juga menyebutkan kalau Sutrisno bukanlah kader PDI Perjuangan. Pasalnya, mereka baru mengetahui nama tersebut usai dilakukannya Pileg 2014 kemarin.

“Bukan orang kader dia. Selama 20 tahun saya di kader ini, saya tidak pernah dengar nama dia. Atas terpilihnya dia ini lah baru saya kenal dia. Tapi sialnya dia malah berkasus pulak,” ucap pria yang mengenakan kemeja PDI Perjuangan tersebut. (sg)
Foto:dok.\net

News Feed