oleh

Terkait Kasus Korupsi SIAK Kab. Karo: PPK Divonis 1 Tahun Penjara

MEDAN-OKB|
Hariya Sembiring selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam kegiatan Pengembangan dan Pengoperasian Alat Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) di Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Karo, divonis 1 tahun penjara.

Selain kurungan penjara, majelis hakim Pengadilan Tipikor Medan yang diketuai oleh, Parlindungan Sinaga, SH, ini juga menghukum terdakwa membayar denda Rp50 juta subsider dua bulan kurungan.

“Menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah, melanggar Pasal 3 UU No 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU No 20/2001 jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana,” terang hakim saat di sidang di Cakra Utama Pengadilan Negeri Medan, Kamis(07/08/2014) sore.

Dalam amar putusan yang dibacakan hakim, terdakwa dinyatakan menyalahgunakan kewenangan dan kesempatan dalam jabatan sehingga memperkaya orang lain dan merugikan negara.

“Atas putusan ini, baik terdakwa maupun penuntut hukum memiliki hak yang sama, menerima atau menolak. Bagaimana saudara terdakwa,” tanya hakim.

Terdakwa Hariya menjawab masih pikir-pikir atas putusan hakim tersebut. Hal yang sama juga diungkapkan oleh jaksa.
“Kami pikir-pikir dulu majelis,” kata jaksa.

Sebagaimana diketahui, dalam perkara ini Diskucapil Karo mendapat anggaran dari pemerintah yang bersumber dari APBD Kabupaten Karo tahun anggaran 2011 senilai Rp4,2 miliar, untuk proyek pengembangan dan pengoperasian alat SIAK itu.

Ada 22 item pengadaan barang yang ditunjuk dalam kegiatan itu, namun ada tiga jenis barang yang tidak terpenuhi pada kegiatan tersebut yakni komputer, kanopi dan outdoor komunikasi. Akibatnya negara dirugikan sebesar Rp780 juta.(Ema)
Foto:Ilustrasi

News Feed