oleh

Terkait Kasus Ahok,Pelapor Akui Kesalahan

MEDAN AREA-OKB|
Mengakui adanya kesalahan dalam laporan yang dibuatnya di Polsek Medan Area, pelapor Al Jupri warga Jalan Selam 7 Medan akhirnya mencabut laporan miliknya terhadap Bachtiar alias Ahok (39) warga Jalan Pasar V Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan dan Sukirman, Senin (04/08/2014) siang

Kepada wartawan, Al Jupri mengakui kesalahannya dan memang secara sadar tanpa paksaan dari siapapun mencabut laporannya.

Al Jupri mengatakan, dirinya memang tidak berniat untuk melaporkan Bachtiar alias Ahok dalam kasus ini. Diakui juga, dirinya sama sekali tidak mengenal Ahok. Untuk itu, lanjutnya, pencabutan laporan itu sebagai bukti bahwa tidak ada masalah antara dirinya dengan Ahok, begitu juga sebaliknya.

“Sama sekali tidak ada niat saya untuk melaporkan Ahok, oleh karena itu saya mencabut laporan dan meminta maaf kepada Ahok,” tegasnya.

Al Jupri mengakui, pencabutan laporan itu dilakukan atas kesadarannya sendiri dan tanpa ada paksaan atau intervensi dari siapapun. Bahkan sebelumnya, Al Jupri juga telah menjelaskan kepada Kapolsek Medan Area AKP Yudi Frianto dan penyidik Aipda T Panggabean, pencabutan laporan itu ia lakukan atas kesadaran sendiri dan tanpa paksaan.

Diberitakan sebelumnya, Kapolsek Medan Area memerintahkan penyidik Polsekta Medan Area Aipda T Panggabean untuk menangguhkan penahanan terhadap Ahok. Ahok ditahan bersamaan dengan ditetapkan sebagai tersangka dan diberikan surat penangkapan No Pol : SP.Kap/386/VII/2014/Reskrim pada Sabtu 26 Juli 2014 atas laporan Al Jupri warga Jalan Selam 7 yang mengaku, kiosnya di dekat Pajak Sukaramai Jalan AR Hakim dirusak orang tak dikenal.

Ijin penangguhan penahanan itu pun diberikan Kapolsekta ketika mengetahui dari penjelasan Hendrik Soambaton Napitupulu SH, selaku kuasa hukum Ahok, kasus itu janggal dan membingungkan namun tetap diproses penyidik akibat dugaan intervensi oknum wartawan berinisial CL.

Informasi itu beredar luas di kalangan wartawan media cetak dan televisi yang ramai berdatangan ke Polsek Medan Area serta warga Sukaramai yang juga mengenal sepak terjang oknum tersebut, terutama terhadap pedagang Pajak Sukaramai. (Ade)
Foto:/ilustrasi

News Feed