oleh

Terkait Gratifikasi Kasus Judi Online, AKBP MB Cs Berhasil Buka 18 dari 459 Rekening

BANDUNG -OKB|
Terkait diamankannya dua pamen Polri tugas dijajaran Polda Jabar dalam kasus dugaan gratifikasi dan pemerasan oleh oknum anggota Subdit III/Jatanras Ditreskrimum Polda Jabar terhadap bandar judi online,hingga saat ini Tim dari Bareskrim Mabes Polri masih menyelidiki kasus tersebut.
 

Kapolda Jabar, Irjen Pol Mochamad Iriawan, menerangkan bahwa kasus tersebut diselidiki oleh Mabes Polri untuk menjaga obyektivitas mengingat para tersangka, yakni AKBP MB, Kompol WR, AKP DS, dan Brigadir A, berasal dari Polda Jabar.

“Ini sifatnya kerja sama, karena yang punya alat IT adalah Mabes Polri. Kami ini sebenarnya punya alat-alat itu hanya dikuasai mereka (Subdit III/Jatanras) dan itu pun sudah disita beberapa,” ungkapnya, Rabu (20/08/2014)melansir pemberitaan okezone.com.

Dari hasil penyelidikan sementara, sebut Iriawan, terdapat 459 rekening judi online yang telah diblokir oleh para pelaku tanpa melalui prosedur khusus. Dari jumlah tersebut baru 18 yang berhasil dibuka oleh‎ mereka.

Iriawan mengungkapkan, kelakuan ‘nakal’ empat bawahannya itu ternyata sudah dilakukan sejak lama, yakni dari 2013 hingga Juni 2014.

“Ada 459 rekening yang diblokir tanpa sepengetahuan saya atau Direktur (Direskrimum). Dari jumlah itu, 18 rekening telah dibuka dengan pemilik rekening membayar. Makanya dikenakan gratifikasi atau pemerasan,” tegasnya.

Pihaknya memastikan dalam kasus ini tidak ada kaitannya dengan enam kasus judi online yang sebelumnya ditangani oleh Subdit III/Jatanras Ditreskrimum Polda Jabar. Pasalnya enam kasus tersebut sudah dilimpahkan ke pengadilan.

“Jadi mereka itu mencari (bandar) lain. Kan mudah tinggal buka web-nya ketemu, blokir tanpa mengikuti prosedur. Nah yang 18 entah bagaimana bayar atau diperas sudah dibuka dengan total barang bukti kemarin sekira Rp7 miliar. Kebayang kan kalau itu semua dibuka (459 rekening),” pungkasnya.
(okz/net)

Foto :Ilustrasi/

News Feed