oleh

Terkait Dua Mobil BK 11 HT,Poldasu Bantah Adanya Pemalsuan NRKB

OKEBUNG|
Terkait adanya dua mobil jenis Honda Ferio -MT,warna hijau metalik dengan nopol BK 11 HT yang saat ini kasusnya sedang ditangani Polres Langkat ternyata tidak ada penggandaan Nomor Register Kendaraan Bermotor (NRKB).

Hal itu berdasarkan cros chek data base dan komputer induk Ditlantas Polda Sumut.Namun,digandakan oleh orang lain.Mobil Honda Ferio-MT nopol BK 11 HT,tahun pembuatan 2000/1590 CC,dengan warna hijau metalik yang memiliki nomor rangka :MHRS04MPFYR000013 dan nomor mesin :16Y400013 adalah miliki Usin,warga Dusun 1,Desa Paluh Sibaji,Kec Pantailabu,Kab Deliserdang,Prov Sumatera Utara.
camera720_collage_1431643439887

Demikian isi surat hak jawab/ koreksi/klarifikasi,bernomor B/2986/V/2015/Bid Humas Polda Sumut,yang diterima redaksi media online www.okebung.com,Rabu (13/05/2015),terkait pemberitaan media online www.okebung pada 25 Maret 2015, berjudul “Kapolri Diminta Ungkap Kasus Keabsahan 2 Mobil Miliki Nopol Sama di Medan”.

camera720_collage_1431643473739
Sesuai isi surat hak jawab /koreksi. yang diterima redaksi www.okebung .com,menyebutkan bahwa pada 26 November 2013,pemilik kendaraan BK 11 HT atas nama, Usin melakukan permohonan penerbitan BPKBduplikat dikarenakan BPKB asli dengan nomor A-8931841-B hilang/tercecer dan telah diterbitkan pada 28 Desember 2013,dengan nomor BPKB K-05905699.
camera720_collage_1431643530701

Selanjutnya ditemukan adanya pemalsuan identitas kendaraan bermotor milik Usin,dan dilaporkan ke Mapolres Langkat dengan bukti surat lapor Nomor :LP/216/ III/ 2015 /SU/LKT,tanggal 10 Maret 2015

Atas adanya laporan tersebut,polisi pun melakukan cek fisik terhadap kedua kendaraan tersebut dan saat ini dalam proses penyidikan di Polres Langkat.

Selanjutnya,pihak Polres Langkat mendatangi Ditlantas Polda Sumut pada 20 Maret 2015 membawa dua unit mobil dengan menggunakan NRKB yang sama untuk melakukan cros chek keabsahan /keaslian diantara kedua kendaraan tersebut berdasarkan dengan bukti surat lapor Nomor :LP/216/ III/ 2015 /SU/LKT,tanggal 10 Maret 2015.

Dan pada saat dilakukan pemeriksaan chek fisik kendaraan bermotor tersebut,salah satu wartawan mediaonline memfoto/memfosting tentang NRKB ganda BK 11 HT yang terparkir berdampingan tanpa adanya klasifikasi tentang permasalahan kendaraan tersebut dari petugas Ditlantas Polda Sumut.(redaksi)

IMG_20150515_054020

HAK JAWAB/KOREKSI
Perihal :Pemberitaan media online.www.okebung.com. berjudul

“Kapolri Diminta Ungkap Kasus Keabsahan 2 Mobil Miliki Nopol Sama di Medan”

Kepada Yth,
Kapolda Sumut
Cq.Kabid Humas

Dengan hormat,

Terlebih dahulu kami dari redaksi media online. www.okebung. com,mengucapkan terima kasih atas terjalinnya mitra dan kerjasamanya selama ini dalam pemberitaan dengan Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) .

Sehubungan dengan adanya pemberitaan dari salah satu wartawan kami berjudul “Kapolri Diminta Ungkap Kasus Keabsahan 2 Mobil Miliki Nopol Sama di Medan”,pada tanggal 25 Maret 2015,kami dari redaksi media online. www. okebung .com memohon maaf kepada pembaca dan khususnya kepada pihak Ditlantas Polda Sumut atas adanya kesalahan redaksi menerbitkan pemberitaan tersebut.

Demikian surat hak jawab/ koreksi/klarifikasi,bernomor B/2986/V/2015/Bid Humas Polda Sumut,yang diterima redaksi media online www.okebung.com,Rabu (13/05/2015),terkait pemberitaan media online www.okebung pada 25 Maret 2015, berjudul :

“Kapolri Diminta Ungkap Kasus Keabsahan 2 Mobil Miliki Nopol Sama di Medan”,dengan isi berita :

OKEBUNG|
Pelaksana tugas Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Plt Kapolri) ,Komjen Pol Badrodin Haiti diminta untuk mengungkap dugaan kasus pemalsuan Bukti Kepemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) mobil Honda Civic nopol BK 11 HT yang sempat ditangani Direktorat Lalulintas Polda Sumut.

Pasalnya,hingga saat ini sepertinya ,pihak Dit Lantas Polda Sumut terkesan masih menutupi adanya dua mobil sedan dengan nopol BK 11 HT yang sama dan jenis yang sama.

“Logika saja,mana mungkin ada dua plat nomor mobil sama dengan jenis yang sama dan warna sama juga.Jelas ini ada permainan oknum-oknum yang bermain dibalik keluarnya BPKB dan STNK mobil tersebut,”ujar Yi salah seorang aktifis kepada okebung. com,seraya menambahkan bisa saja banyak hal seperti ini terjadi di Sumut.

Dirlantas Polda Sumut,Kombes Pol Revi ketika dikonfirmasi melalui Short Massage System (SMS), terkait mobil tersebut tidak membalasnya. [YJ)

Sesuai isi surat yang diterima redaksi www.okebung.com,menyebutkan bahwa pada 26 November 2013,pemilik kendaraan BK 11 HT atas nama Usin melakukan permohonan penerbitan BPKB duplikat dikarenakan BPKB asli dengan nomor A-8931841-B hilang/tercecer dan telah diterbitkan pada 28 Desember 2013,dengan nomor BPKB K-05905699.

Selanjutnya ditemukan adanya pemalsuan identitas kendaraan bermotor milik Usin,dan dilaporkan ke Mapolres Langkat dengan bukti surat lapor Nomor :LP/216/ III/ 2015 /SU/LKT,tanggal 10 Maret 2015

Atas adanya laporan tersebut,polisi pun melakukan cek fisik terhadap kedua kendaraan tersebut dan saat ini dalam proses penyidikan di Polres Langkat.

Selanjutnya,pihak Polres Langkat mendatangi Ditlantas Polda Sumut pada 20 Maret 2015 membawa dua unit mobil dengan menggunakan NRKB yang sama untuk melakukan cros chek keabsahan /keaslian diantara kedua kendaraan tersebut berdasarkan dengan bukti surat lapor Nomor :LP/216/ III/ 2015 /SU/LKT,tanggal 10 Maret 2015.

Dan pada saat dilakukan pemeriksaan chek fisik kendaraan bermotor tersebut,salah satu wartawan mediaonline memfoto/memfosting tentang NRKB ganda BK 11 HT yang terparkir berdampingan tanpa adanya klasifikasi tentang permasalahan kendaraan tersebut dari petugas Ditlantas Polda Sumut.

Maka dengan ini,isi pemberitaan berjudul “Kapolri Diminta Ungkap Kasus Keabsahan 2 Mobil Miliki Nopol Sama di Medan”,ada kesalahan.

Demikianlah surat hak jawab /koreksi/klarifikasi ini kami sampaikan kepada Polda Sumut,atas kerjasamanya diucapkan. terima kasih.

Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi

RYAN SINAGA

News Feed