oleh

Terkait 4 Wartawan Dianiaya, Kapolri Minta Maaf

OKEBUNG|
Terkait empat orang jurnalist yang dianiaya oleh beberapa oknum polisi saat melakukan peliputan demonstrasi di Universitas Negeri Makassar (UNM) pada Kamis,(13/11/ 2014),Kepala Kepolisian RI (Kapolri)Jenderal Sutarman meminta maaf dan memerintahkan kepolisian daerah untuk mengusut pelaku penganiayaan.

“Saya perintahkan kepada kepolisian daerah untuk mengusut pelakunya dan kami bertindak di luar batas. Penganiayaan itu tidak dibenarkan. Kami minta maaf,” tegas Sutarman di Markas Komando Brigade Mobil, Jumat,(14/11/2014).

Adapun keempat jurnalis yang telah menjadi korban penganiayaan saat melaksanakan tugasnya yakni,Iqbal Lubis dari Koran Tempo, Waldy dari Metro TV, Ikrar dari Celebes TV, dan Asep dari Rakyat Sulsel.Ddalam insiden tersebut,Waldy mengalami perdarahan di bagian kepala akibat hantaman salah seorang petugas polisi

Sebagaimana diketahui bahwa aksi demonstrasi terjadi karena mahasiswa menolak rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM)bersubsidi. Pemerintah berencana memangkas subsidi BBM sebelum awal tahun 2014.

Terkait dengan pengamanan demonstrasi, Sutarman menyatakan anggotanya telah bertindak sesuai dengan standar pengamanan Kepolisian. Pengejaran provokator oleh polisi yang dilakukan hingga ke gedung UNM semata-mata demi pengamanan. Insiden yang terjadi, kata dia, adalah atas nama perseorangan.

Namun dia mengatakan polisi akan terus berbenah untuk mengamankan keadaan. “Polisi harus belajar berdemokrasi dan menegakkan hukum secara benar,” kata Sutarman.(tempo/admin)
Foto:Jend Sutarman/dok.net/

News Feed