oleh

Tabrakan Maut Beruntun Di Sibolangit, Puluhan Penumpang Luka

OKEBUNG|
Peristiwa kecelakaan beruntun nyaris merenggut nyawa terjadi di Jalan Jamin Ginting Km 38-39 di Desa Sibolangit, Kec Sibolangit, Kab Deli Serdang,Prov Sumatera Utara antara truk Fuso BK 9888 HP kontra bus angkutan umum Sutra BK 7225 SC dengan angkot Rajawali BK 1832 MW. Akibatnya,puluhan korban luka-luka,Kamis (13/11/2014) sekira pukul 07.00 WIB.
    

Data dan informasi yang berhasil diperoleh okebung.com menyebutkan,akibat peristiwa kecelakaan maut itu sebanyak 25 penumpang dari angkot Rajawali dan Sutra mengalami luka ringan dan berat.

Adapun korban yang mengalami luka berat masing-masing, Dedi Putra (21) warga yang tinggal Jalan Kentang, Kec Medan Baru asal Kampung Seribu Dolok, Dairi yang mengalami luka koyak dilengan kanannya. Ibnu Rosyandi Siregar (40) warga di Ngawonggo, Kec Medan Timur yang mengalami luka koyak dilengan kanan keduanya penumpang bus Sutra ini dirawat di RS Adam Malik Medan.

Sedangkan korban penumpang angkot Rajawali masing-masing, Adyaksa Agung Ginting (15) warga dusun Namo Puli, Desa Pertampilen, Kec Pancurbatu, pelajar SMP Neg 2 Sibolangit, Reski Naldo Bukit (16) warga dusun Namo Puli, Desa Pertampilen, Pancurbatu pelajar SMP Neg 2, Sibolangit. Keduanya yang mengalami luka diperut, kepala dan kaki dirawat di RS Adam Malik.

Sementaraa puluhan lagi korban luka ringan yang dari informasi penumpang bus Sutra masing-masing, Aslina beru Tarigan (38) warga Medan, Widia Sari (31) warga Kel Pokok Mangga, Medan Tuntungan, Nolong Sembiring (55) warga Kel Sempa Kata, Padang Bulan, Medan. Karungsius (16) warga Desa Sembahe, Kec Sibolangit, Roy Iman (19) warga Desa Sembahe, Kec Sibolangit dan Santalia (16) warga Desa Sembahe, Sibolangit.

Korban untuk penumpang Rajawali masing-masing, Arjuna (14) warga Desa Sukamakmur, Irfan (12) warga Desa Buluh Awar, Rizal (13) warga Desa Suka Maju, Edi (12) warga Desa Permadin, Yuda (12) warga Rumah Pilpil, Bram (12) warga Desa Buluh Awar. Dan Risa (14) warga Desa Suka Maju, Septina (13) warga Desa Suka Maju, Andre (14) warga Desa Buluh Awar.
    
Selanjutnya,Anjelina (13) warga Desa Rumah Pilpil, Laras (15) warga Rumah Pilpil, Afrianta (14) warga Desa Suka Maju, Jelita (16) warga Rumah Pilpil, Destri (13) warga Desa Rumah Pilpil dan Yolanda (12) warga Desa Rumah Pilpil. Semua korban penumpang Rajawali ini merupakan warga Kec Sibolangit, Kab Deli Serdang yang merupakan pelajar SMP Neg 2 dan Neg 1 Kec Sibolangit.
      
Dan para korban luka ringan perawatan medis di Puskesmas Sibolangit, Kec Sibolangit. Sebagian korban ringan sudah ada diperbolehkan pulang oleh pihak Puskesmas Sibolangit untuk melakukan berobat jalan.

“Semua pasien luka ringan ada yang masih di Puskesmas Sibolangit, dan ada yang sudah pulang melakukan berobat jalan,”ujar Kapuskesmas Sibolangit, dr Edi Tomo Sembiring.
    
Hasil Pantauan dilapangan, mobil patroli Unit Lalulintas Pancurbatu yang mengevakusi korban luka parah ke Adam Malik terlihat dengan kecepatan tinggi membawa korban. Korban yang berada diatas patroli terlihat mengerang kesakitan dalam kondisi terpasang infus ditangan.
    
Dari informasi yang diperoleh menyebutkan, sopir truk fuso, Jusman Hutasoit (42) warga Desa Sitinjo Dua, Kec Sitinjo, Kab Dairi yang langsung dibawa warga ke salah satu dukun patah di Jalan Kuala, Sembahe, Sibolangit akibat patah tulang kaki kanan disebut-sebut tertelan pecahan kaca truk yang terpental dan pecah akibat benturan kecelakaan itu.
    
Sementara itu,Kapolsek Pancurbatu Kompol Darwin Sitepu melalui Kanit Lantas AKP MKL Tobing membenarkan insiden laka beruntun tersebut. “Kecelakaan beruntun antara truk Fuso, bus Sutra dan angkot Rajawali. Tidak ada korban jiwa tewas, namun 28 korban luka. 4 luka berat dilarikan ke RS Adam Malik,”kata Tobing.
    
“Untuk 25 korban luka ringan dirawat di Puskesmas Sibolangit. Dan ketiga BB sudah kita amankan di Pos kita. Sedangkan sopir bus Sutra dan Rajawali tidak kita temukan di TKP. Dan lakalantas ini masih dalam penyidikan,”ujar Tobing.(af)
Foto:ist\

News Feed