oleh

Sutias Terima Satyalencana Kebaktian Sosial dari Presiden RI

OKEBUNG |
Hj Sutias Handayani Gatot Pujo Nugroho  mendapat  penghargaan Satyalencana Kebaktian Sosial  dari Presiden Republik Indonesia pada puncak acara  peringatan  Hari Kesetiakawanan Nasional (HKSN)  di Jambi Selatan, Provinsi Jambi, Sabtu (20/12/2014).

Dalam aktivitasnya sebagai Ketua Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BK3S) Provinsi Sumatera Utara, Sutias dianggap berjasa atas upayanya  mendorong peningkatan kesejahteraan sosial di tengah masyarakat Sumatera Utara.

Penghargaan diserahkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indroyono Soesilo mewakili Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo . Pada acara yang berlangsung di eks Arena MTQ itu juga dihadiri Menteri Sosial Khofifah Indra Parawansa.

Satya Lencana Kebaktian Sosial merupakan penghargaan dari presiden yang diberikan kepada warga negara yang mempunyai prestasi di bidang sosial dan kemanusiaan. Sutias melalui aktivitasnya di BK3S Provinsi Sumatera Utara aktif menumbuhkembangkan semangat kesetiakawanan  dan gotongroyong di tengah masyarakat.

Melaui BK3S, Sutias yang juga Ketua Tim Penggerakn PKK Sumut ini menggagas berbagai program yang melibatkan unsur pemerintah, swasta  dan masyarakat diantaranya melalui integrasi program pemerintah dan Coroporate Social Responsibility (CSR) . Salah satu program yang dilakukan misalnya  melaksanakan perbaikan (rehaB-) rumah tidak layak yang dihuni para lanjut usia di Medan. 

Dengan anggaran dari berbagai pihak yang berhasil digalang BK3S Provsu serta dibantu gotong royong warga sekitar, puluhan warga lanjut usia dapat menikmati hunian yang layak.

Disamping itu, Sutias juga aktif membantu pengungsi korban erupsi gunung Sinabung melalui penggalangan bantuan-bantuan agar para pengungsi dapat hidup lebih layak. Sutias misalnya kerap bolak-balik  Medan-Kabanjahe untuk menyerahkan bantuan sekaligus memotivasi warga koraban bencana.

Memberikan kata-kata penyemangat juga rutin dilakukannya kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan. Baru-baru ini misalnya Sutias memotiovasi penyandang disabilitas di Sumut khususnya anak-anak untuk tegar dan semangat dalam meraih cita-citasaat mengunjungi dan menyerahkan bantuan kepada Panti Asuhan Tuna Rungu dan Tuna Netra Yayasan Karya Murni, Medan, Sabtu (14/12/2014)lalu.

Untuk itu Sutias beranggapan bahwa kewajiban kita juga untuk saling membantu kepada sesama tanpa mengenal agama, suku, dan golongan.

“Dalam setiap ajaran agama pastilah kita dianjurkan untuk saling membantu,” ujarnya.

Menangagapi penghargaan yang diterimanya, Sutias usai  menerima penghargaan Satyalancana Kebaktian Sosial mengungkapkan dirinya semakin tertantang untuk berbuat lebih banyak untuk masyarakat.

Sementara itu, pada peringatan HKSN di Jambi, Presiden Joko Widodo dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Indroyono bahwa mengingatkan bahwa semangat KSN adalabh nilai yang maha agung. “Hanya dengan semangat kesetiakawanan sosial bangsa Indonesia dapat melakukan perjuangan dan meraih kemenangan,” ujarnya.   

Sementara itu Mensos Khofifah menjelaskan peringatan HKSN kali ini, bertajuk ‘Bersatu untuk Sesama’. Bersatu berarti segenap komponen bangsa bisa saling kerjasama, membantu, peduli, dan menyelesaikan permasalahan sosial.

“Sedangkan arti sesama, memandang masyarakat Indonesia secara keseluruhan adalah sama dan menciptakan rasa keadilan sosial,” papar Khofifah sembari mengatakan HKSN 2015 direncanakan akan diselenggarakan di NTT.(Dof)

News Feed