oleh

Sutias Resmikan Galeri Promosi Sumut di Bandara Internasional Kualanamu

OKEBUNG |
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sumatera Utara Hj Sutias Handayani Gatot Pujo Nugroho meresmikan Galeri Promosi Investasi Dan Kerajinan Daerah Sumut yang terletak di area kedatangan internasional, Bandara Internasional Kuala Namu, Selasa (16/12/2014).

Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Ketua Dekranasda Sumut yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Sumut Hj Sutias Handayani yang disaksikan langsung Gubernur Sumatera Utara H Gatot Pujo Nugroho ST MSi,para Pimpinan SKPD Pemprovsu, Ketua Dharma Wanita Hj Doharni, Ketua Dekranasda Kab Deliserdang, Hj Yunita Azhari Tambunan, Ketua Dekranasda Kab Serdang Bedagai Hj Marliah Soekirman, Ketua Dekranasda Kab Batubara Hj Ok Arya Zulkarnain, Hj Purnama Dewi, Pimpinan PT AP2, Asosiasi dan organisasi, Ketua BKOW Sumut, para pelaku usaha, pengrajin, asosiasi, himpunan pramuwisata Indonesia, asosiasi pelaku pariwisata Sumut.

Dalam kesempatan itu Gubsu H Gatot Pujo Nugroho ST MSi menodong para Kepala Asisten dan para Pimpinan SKPD Pemprovsu yang hadir untuk membeli produk kerajinan yang dipajang untuk diberikan kepada istri masing-masing.  “Kepada Kepala Dinas yang datang pastikan dibeli untuk istri, sehingga galeri ini kosong dan diisi lagi,” kata Gubsu saat memulai sambutan.  

Usai acara pengguntingan pita, Gubsu langsung menyambar tas tangan dengan bahan kulit kombinasi songket berwarna merah-biru dan menyerahkannya langsung kepada Assisten III Provsu OK Zulkarnain. Tidak mau kalah, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Baharuddin Siagian langsung menyambar tas berbahan ulos dan kulit. Demikian pula Kepala Dinas UKM dan Koperasi M Zein memilih tas berbahan yang sama bewarna orange terang dan langsung menyerahkannya kepada sang istri.

Dibagian lain, Gubsu mengharapkan  terminal keberangkatan Bandara Kualanamu agar ada pojok seni, sehingga pojok ini diisi setiap hari bergilir seluruh kabupaten/kota.

Pojok diberikan dalam rangka promosi sekaligus servis kepada penumpang,” katanya. Ketika kita lihat suguhan tarian saat pembukaan Galeri tersebut sudah menarik, alangkah baiknya didesain dan mudah-mudahan bisa terwujud.

Gubsu juga sampaikan bahwa  bandara kita ini adalah bandara internasional dengan sistem operasional internasional, maka produk yang dipajang di sini harus berkelas internasional. “Maka yang menjaga galeri harus murah senyum, jangan cemberut, paling tidak bisa bahasa inggris, bagian promosi potensi,” tambahnya.

Ketua Dekranasda Sumut Hj Sutias Handayani Gatot Pujo Nugroho dalam kesempatan yang sama menyampaikan Dekranasda sumut mempunyai 33 kota yang Juga miliki corak dan keberagaman, baik itu tenunan ulos yang berasal dari Taput, Tapsel, Pakpak Bharat, Dairi dan Karo dengan berbagai coraknya. Selain itu, juga tenun songket Batubara, Tembakau dan Langkat juga kerajinan lain seperti ukiran kayu samosir, anyaman tikar dan lainnya seperti  gerabah, aneka bordir dan sulaman.

“Kerajinan-kerajinan  ini pengembangannya perlu perhatian pemerintah dan memperkenalkan hasil kerajinan kepada seluruh lapisan masyarakat sehingga produk lebih dikenal,” harapnya.

Dalam rangka mempromosikan, Dekranasda Provsu bekerjasama Badan Penanaman Modal dan Promosi Sumut membuka peluang pasar bagi produk kerajinan serta meningkatkan produktivitas para pengrajin.

“Ajak dan promosikan langsung mamupun tidak langsung kepada kerabat sehingga lebih dikenal masyarakat,” harapnya.

Kepala Badan Penanaman Modal dan Promosi Sumut Hj Purnama Dewi Melaporkan bahwa pendirian galeri ini dilatarbelakang keinginan memperkenalkan potensi Sumut khususnya kerajinan daerah bagi khalayak yang datang baik dalam maupun luar negeri sehingga dapat informasi tentang investasi dan juga kerajinan. “Harapannya memberi daya tarik pengunjung melalui kerajinan yang ditampilkan, ujarnya. (Dof)

News Feed