oleh

Sutias Gugah  Perempuan Tingkatkan Peran dalam Pembangunan

OKEBUNG|
Ketua Tim Penggerak PKK Sumut,Hj Sutias Handayani GPN menggugah para muslimah untuk meningkatkan peranannya dalam mensukseskan program pembagunan pemerintah. Hal itu diungkapkannya di hadapan  ratusan Muslimah yang berasal dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Organisasi Masyarakat di Sumut saat menghadiri Silaturahmi dan Majelis Taklim Sumut Bangkit di rumah dinas Gubernur Sumatera Utara Jalan Jendral Sudirman Medan, Sabtu (07/03/2015).

Hadiri pada acara tersebut Koordinator Majelis Taklim Sumut Bangkit (MTSB) DR Asren Nasution, Plh Sekda Provsu Sabrina, Sekretaris Koppri Provsu Nurlela,Biro Pemberdayaan Perempuan, Anak dan KB Provsu Iis Faizah, Kepala Badan Penanaman Modal dan Promosi Sumut  Purnama Dewi, serta SKPD diantaranya Dinas Pertanian Provsu, Dinas Sosial Provsu, Dinas Pariwisata Provsu. Sedangkan Ormas Islam terdiri dari PW Salimah, Lansia Perumnas Mandala, Kammi Sumut, ASKII Bidhi 4, Yayasan Hijrah, MT Marhamah, Kohati Sumut, Pesantren Raudhatul Hasanah.

Sutias mengharapkan sebagai staf pemerintahan, maupun ormas islam, para muslimah mendukung upaya pemerintahan baik melalui kinerja maupun kerjasama. Melalui MTSB misalnya para muslimah tak hanya memenuhi hak-hak Allah dalam ibadah, juga bisa menuangkan pemikiran-pemikiran untuk kemajuan Sumut.

“Seorang yang bermanfaatkan sebaik-baiknya adalah, dia yang tak hanya memakmurkan bumi Allah dengan ibadah dan bekerjasama,” papar Sutias. Untuk itu Sutias berharap agar kaum muslim tak hanya mampu berfungsi sebagai hamba Allah yang taat juga memberi sumbangsih pemikiran pada kerja-kerja maupun di masyarakat.

Hal ini juga tertuang dalam tausiah Guru Besar UIN Syarief Hidayatullah Jakarta Prof Dr Ahzami Asmuni Jazuli, MA, bahwa sosok perempuan adalah memiliki peran cukup besar untuk pembangunan baik dalam keluarga maupun negara.

“Meski hak-hak perempuan sama dengan para pria. Tapi perannya cukup besar, karena dari tangan perempuanlah lahir para pemimpin dunia baik sebagai pendamping hidup maupun sebagai ibu, misalnya Rasulullah siapa disisinya kalau bukan istrinya Siti Khadijah ,”paparnya.

Untuk itu diharapkan melalui silaturahmi dan Majelis Taklim Sumut Bangkit,para muslimah mampu memberi kebaikan di dunia dan diakhirat. Melalui kerja dan perannya didalam rumah maupun di lembaga pemerintah.

Selain itu Jazuli juga menyampai kita harus beramal soleh,diharapkan MTSB merupakan provinsi pengagas pertama untuk sarana berkumpul /silaturahmi serta saling bekerjasama untuk memajukan Sumut.

“Semoga provinsi lain bisa mengambil contoh dari Sumut, karena pemerintah tidak hanya menjalankan tugas negara juga melalui MTSB kita bisa menunjukkan syukur kepada Allah,” jelasnya.

Mengingat rasa syukur Allah, Jazuli memaparkan nikmat syukur terkait dengan beramal soleh mulai dari bersyukur atas nikmat berasal dari Allah, memperdayagunakan seluruh nikmat Allah untuk taqwa kepada Allah.

Kendati selama ini masih terjadi perbedaan ,tidak perlu diperdebatkan karena tujuan kita tetap sama yakni mengharapkan ridho Allah semata.

Sebelum mengakhiri tausiahnya, Jazuli berharap melalui MTSB tak hanya memberi pemikiran dan gagasan untuk pembangun di Sumut. Juga sebagai penyatuan ummat Islam di tengah perbedaan. Karena perbedaan juga rahmat Allah untuk kita bisa berkerjasama.[cok]

News Feed