oleh

Sumut Bangkit Futsal Championship 2014 Resmi Dibuka

OKEBUNG|
Sebanyak 26 tim futsal dari berbagai kabupaten/kota di Sumatera Utara (Sumut) mengikuti Champion Sumut Bangkit Futsal 2014. Event yang digelar sekali setahun ini juga sebagai wadah untuk menjaring bibit atlet futsal untuk PON XIX di Jawa Barat 2016.

“Saya berharap kejuaraan ini dapat berlanjut, karena melalui kejuaraan futsal ini dapat menumbuhkan rasa kebersamaan dan sportifitas generasi muda supaya mencintai olahraga,” ujarnya Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), H Gatot Pujo Nugroho menyampaikan hal itu pada pembukaan Sumut Bangkit Futsal Championship di di Lapangan Futsal Vinovo Jalan Cemara, Medan yang berlangsung dari 1-7 Desember 2014, Senin (01/12/2014).

Menurutnya, turnamen ini adalah wadah bagi para pencinta futsal untuk unjuk bakat yang dimiliki. Liga Futsal Indonesia yang telah bergulir memberikan ruang bagi para atlet futsal untuk menjadikan olahraga ini sebagai pekerjaan. Dengan digelarnya Liga Futsal, sama dengan sepakbola, dijadikan industri. “Atlet adalah orang profesional yang mampu menjadikan futsal sebagai bagian dari pekerjaan. Ini adalah bagian dari sarana dan prasarana untuk anak muda yang punya visi dan misi, dari olahraga ini,” tandasnya.

Gubsu berharap, para pemain menjadikan semangat pertandingan, dengan menjunjung fair play dalam kehidupan sehari-hari. Mengingat, tahun depan, lebih besar tantangan yang dihadapi Indoesia secara umum dan Sumut khususnya. “Jadikan semangat kompetisi ini dikehidupan kita sesungguhnya. Semangat kompetisi, semangat kita untuk menang. Semangat fair play harus dijunjung,” ujarnya.

Menurut Gubsu, prestasi olahraga Sumut dewasa ini masih penuh tantangan dalam meraih prestasi, baik untuk tingkat nasional maupun level internasional. Untuk itu, lanjutnya, perlu dipersiapkan secara matang pembinaan atlit dan mencari bibit-bibit atlit yang harus dilatih dan dibina secara konsisten agar mampu mengharumkan nama Sumut di tingkat nasional.

“Kepada para peserta saya berpesan agar senantiasa menjaga stamina, kebigaran dan daya tahan fisik selama mengikuti event ini. Cipatakan suasana persaudaraan yang erat dan akrab diantara para peserta, junjunt tinggi sportivitas, hargai keputusan hakim garis dan wasit,” ucapnya.

Ketua Umum Asosiasi Futsal Indonesia (AFI) Hary Tanoesoedibjo yang hadir pada pembukaan turnamen tersebut, mengapresiasi ajang tersebut. Katanya, langkah yang dilakukan Asosiasi Futsal Daerah (AFD) Sumatera Utara ini tepat. Melalui turnamen ini akan munculnya atlet-atlet yang dipercaya mewakili Sumatera Utara di PON XIX/2016 mendatang. “Saya sambut sangat positif kompetisi ini. Turnamen seperti ini memang salah satu program kami, untuk mencari bibit-bibit atlet futsal, yang bisa kita banggakan bersama membawa nama daerah maupun negara di internasional. Turnamen seperti ini akan menumbuhkan fighting spirit, membangkitkan semangat juang,” jelasnya.

Diakuinya, dengan jumlah populasi Indonesia yang banyak didominasi usia produktif, menjadikan banyaknya talenta-talenta muda sebagai generasi masa depan. “Indonesia banyak calon-calon bibit unggul, usia muda yang sangat potensial. Jelas, ini bisa menjadi industri, para pemain bisa memperoleh penghasilan yang cukup dari futsal ini. Asalkan benar-benar harus serius dan disiplin,” tandasnya.

Dikatakannya, AFD Sumut yang baru pertama kali mengelar turnamen sekaligs seleksi Pra PON 2015 mendatang. Hal-hal seperti ini, diharapkannya rutin digelar sebagai ajang mencari bakat para pemain futsal. “Kita semua tentu ingin olahraga futsal yang bisa kita banggakan di internasional. Saya harapkan apa yang dilakukan AFD Sumut ini diikuti provinsi lain. Kompetisi harus sering digelar, agar terlihat pemain yang menonjol untuk dipersiapkan menjadi pemain profesional,” harapnya.

Ketua AFD Sumut Aspan Sofian menuturkan, tujuan digelarnya turnamen ini untuk penjaringan atlet futsal menatap Pra PON 2015 mendatang. Ke-26 tersebut, katanya, berasal dari Kab/Kota se-Sumut dan klub futsal di Medan, dibagi menjadi 6 grup.(dna/net)

Foto:ilustrasi
 

News Feed