oleh

Kasus Oknum Polisi ‘Obral Pelor’ ,Korban dan Adik Briptu BS Sama-Sama Melapor

MEDAN KOTA -OKB|
Kasus obral pelor (nembak,red) dan penganiayaan terhadap dua pelayan Sea Food 83 Jl. SM Raja Masum Suminto (34) dan Ahmad Farisim (34) warga asal Brebes, Jawa Tengah yang dilakukan oknum polisi Briptu BD akhirnya berbuntut panjang.

Pasalnya,oknum polisi diketahui bertugas di Polres Batubara tersebut dilaporkan korbannya sesuai Nomor STPL/1320/K/VIII/2014/SU/Polresta Medan/Sek Medan Kota.

Ironisnya,dalam kasus ini,Briptu BS pun balik melapor kasus penganiayaan yang dialami oleh adiknya RS (20) lantaran turut dipukul oleh korban.

Informasi yang diperoleh okebung.com Kamis (14/08/2014)siang menyebutkan adik oknum polisi melapor lantaran mengaku menjadi korban penganiayaan. Hal tersebut dibenarkan Kanit Reskrim Polsek Medan Kota AKP Faidir Chaniago ketika dikonfirmasi.

“Iya benar mereka membuat laporan juga, karena adiknya Briptu BS itu mengaku menjadi korban penganiayaan,” jelas mantan Kanit Kanit Jahtanras Polresta Medan ini seraya mengatakan jika polisi berhak menerima laporan apa pun.

“Sebagai polisi, kita menerima semua laporan pengaduan. Dan mengenai kebenarannya itu nanti setelah dilakukan penyelidikan,” tambahnya.

Masih menurut perwira yang pernah menjabat Kanit Reskrim Polsek Pancurbatu ini,dalam kasus ini pihaknya akan bertindak secara kooperatif dan segera memproses laporan korban.

“Kita pasti proses ini, sebagaimana laporan dari warga masyarakat yang merasa dirugikan dan menjadi korban penganiayaan,” tegasnya.

Disinggung soal laporan RS yang merupakan adik kandung dari Briptu BS, AKP Faidir Chaniago mengatakan jika hingga saat ini belum bisa menghadirkan saksi.

“Mereka memang melapor , tapi sejauh ini belum bisa menghadirkan saksi. Dan saksi yang kita minta itu pun terkendala, sudah kita minta dihadirkan sampai saat ini belum juga ,” jelas Faidir seraya mengatakan untuk sanksi disiplin diserahkan ke Polres Batubara

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Briptu BS bersama adiknya RS mendatangi Sea Food 83 Jalan SM Raja Medan,Senin (12/08/2014) malam untuk makan malam. Namun lantaran pesanannya tak kunjung diantar, Briptu BS mengamuk dan langsung memukuli dua pelayan yang bekerja di restoran yakni,Masum Suminto dan Ahmad Farisim hingga keduanya terpaksa harus menjalani perawatan di RS Estomihi Jalan SM Raja Meda.

Tak hanya menganiaya keduanya, Briptu BS yang arogan itu pun langsung meletuskan senjata api miliknya hingga menimbulkan perhatian warga sekitar.(Wl/Admin)
Foto:ilustrasi

News Feed