oleh

Soal Dugaan Korupsi ‘Buletin Medan Mantap’ Nasib Sekwan DPRD Medan Tergantung Gelar Perkara

OKEBUNG|
Sekretaris dewan DPRD Kotta Medan,Mhd Azwarlin Nasution yang telah diperiksa sebanyak dua kali oleh petugas Subdit III Tipikor Ditreskrimsus Poldasu terkait dugaan korupsi penerbitan buletin ‘Medan Mantap’, kasusnya tergantung gelar perkara.

Dalam waktu dekat setelah mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi, maka pihak kepolisian akan melakukan gelar perkara untuk meningkat status penyidikan ke tingkat penyelidikan, dan keterlibatan Sekwan DPRD Medan juga akan lebih ditingkatkan penyelidikannya tergantung hasil gelar perkara tersebut.

“Kita lakukan gelar perkara dulu, untuk meningkatkan status perkara kasus tersebut, apakah bisa ditingkatkan ke penyelidikan,” ujar Kasubbid Penmas Bidang Humas Poldasu AKBP MP Nainggolan yang dihubungi wartawan melalui telephon seluler, Rabu (06/05/2015).

Selain itu perwira berpangkat dua melati emas ini juga menambahkan bahwa pihaknya belum ada menetapkan tersangka dalam kasus itu. Namun sudah melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan beberapa pegawai di DPRD Medan.

“Tersangka belum ada, namun saksi-saksi sudah kita periksa, salah satunya saksi yang bekerja di lingkungan kesekretariatan DPRD Kota Medan,” ujarnya.

Sebelumnya, Sekretaris Dewan (Sekwan) Mhd Azwarlin Nasution juga telah diperiksa penyidik tipikor Poldasu dilantai I Gedung DPRD Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis Medan Kamis (16/04/2015) lalu.
   
Sekwan Mhd Azwarlin Nasution ketika dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya membenarkan terkait pemeriksaan tersebut.

“Ya tadi saya diperiksa Poldasu, pemeriksaan terkait seputar pelaksanaan penerbitan buletin Medan Mantap,dan kita sudah memberi penjelasan dengan sejelas-jelasnya,”ujarnya.
   
Karena ini menyangkut penggunaan uang negara, lanjut Mantan Camat Medan Johor ini pihaknya siap mempertanggungjawabkannya, seraya mengatakan dirinya diperiksa dari sekira pukul 15.30 WIB hingga pukul 16.30 WIB.
   
Ditanya soal kelanjutan buletin ini, Sekwan mengatakan akan menghentikannya. “Untuk kedepan tidak ada lagi penerbitannya, kita stop,”tandas Azwarlin.
   
Tidak saja terhadap Azwarlin Nasution, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Buletin ‘Medan Mantap, Nurita Hasibuan juga diperiksa. “Tadi saya juga diperiksa,”ujarnya singkat.
   
Saat ditanya tentang materi pertanyaan Nurita enggan menjawabnya. “Ah kalian kan sudah tahu ujarnya Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Sekretariat DPRD Medan yang satu ini.
   
Informasi diperoleh dari gedung dewan, baik Azwarlin maupun Nurita diperisa penyidik oleh penyidik Tipikor Poldasu Kompol Hasan By bersama empat orang anggotanya.
   
Seperti diketahui, pada tahun 2015, pihak Sekretariat DPRD Medan telah mengeluarkan anggaran Rp 360 juta untuk penerbitan buletin ‘Medan Mantap.
     
Buletin ini  diterbitkan satu bulan sekali dan dicetak sebanyak  100 eksemplar dengan ketebalan 36 halaman ditambah cover depan dan belakang menjadi 40 halaman.
   
Isinya merupakan kliping berita-berita kegiatan DPRD Medan dan sebagian kecil  kegiatan Pemko yang sudah pernah diterbitkan di media-media cetak di Medan. Buletin  yang sudah terbit di tahun 2015 adalah edisi Januari, Februari, Maret dan menyusul April.
   
Dikabarkan, biaya belanja penerbitan buletin ‘Medan Mantap’ untuk tahun 2015 sebesar Rp 360 juta itu mengalami kenaikan anggaran hingga 300 persen, dari anggaran tahun 2014 yang telah digelontorkan hanya Rp 120 juta.

Pengadaan penerbitannya  tidak melalui proses tender, pengerjaan dilakukan oleh pihak ketiga dengan sistem penunjukan langsung (PL).
   
Sesuai dokumen pelaksanaan anggaran satuan kerja perangkat kerja daerah (DPA SKPD) tahun anggaran 2014 No DPA SKPD 1.20 04 01 15 5 2 dengan pengguna anggaran/kuasa pengguna anggaran Mhd Azwarlin Nasution. Sekretaris DPRD, belanja cetak dan penggadaan buletin kegiatan DPRD Medan dengan volume cetak 3000 eksemplar untuk satu tahun dengan rincian biaya cetak Rp 40 ribu per eksemplar, totalnyal Rp 120 juta per tahun. Honorarium panitia pelaksana kegiatan pengadaan buletin DPRD Medan untuk volume 4 kali (triwulan) dalam setahun, Rp  7.800.000 per triwulan, totalnya Rp 31. 200.000. Belanja alat tulis kantor kegiatan penggadaan buletin kegiatan DPRD Medan Rp 2.745.000 untuk setahun.

Indikasi penggelembungan belanja cetak dan penggandaan buletin kegiatan DPRD Medan tahun 2014, jumlah eksemplar yang dicetak tidak sampai 3000 eksemplar, dengan anggaran cetak Rp 40 ribu per eksemplar. [El]

Foto|ilustrasi\

News Feed