oleh

Sniper Terbaik TNI,Urutan ke 13 Didunia Meninggal Dunia

OKEBUNG|
Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),khususnya Tentara Nasional Indonesia (TNI) kehilangan putra terbaiknya ,Peltu (Purn) Tatang Koswara.

Pria yang tutup usia 68 tahun karena serangan jantung ini seorang Sniper Terbaik TNI (penembak jitu,red) .Semasa dinasnya,beliau sangat dikenal oleh kalangan TNI maupun militer luar negeri karena kemampuannya menjadi penembak jitu (Sniper) TNI.

Kemampuan menembak TNI (Purn) Peltu Tatang Koswara memang tidak diragukan lagi.Semasa hidup, dirinya dedikasikan untuk menembak.Kisah hebat tentang almarhum diceritakan Yana (40) salah satu keluarganya.

Dia sejak kecil sering diajak Tatang yang masuk dalam jajaran elit penembak dunia tersebut melihat caranya menembak.

“Dulukan pernah tinggal di daerah PPI Katamso sana (Komplek TNI AD), saya pernah diajak cari burung,” kata Yana di rumah duka Jalan Sayuran Kavling Lumba-lumba, Dayeuh Kolot Bandung, Rabu (04/03/2015).

Senapan angin yang ditenteng Tatang memperlihatkan memegang senjata yang benar. Nah, satu burung saat itu terbang di langit-langit.”Pistolnya diarahkan ke langit. Padahal si burung lagi terbang cepat. Dor! Kena itu burung.Padahal burungnya lagi terbang cepat,” ungkapnya.

Yana sangat membanggakan sosok pria kelahiran Medan tersebut. Kepribadiannya yang keras tapi baik dalam membimbing. “Huhh.Tegas sekali, galak bahkan, saya dulu kalau sekolah enggak makan pasti dimarahin. Tapi di balik itu beliau baik orangnya,” jelasnya.

Indonesia harus bangga memiliki Peltu (Purn)Tatang Koswara ini.Kemampuan menembak Tatang,tentu tidak kalah hebat dari Christopher Scott Kyle dari Amerika yang dikenal sangat mematikan itu.

Prestasi Peltu (Purn)Tatang Koswara diakui sebagai salah satu Sniper dunia. Dia menempati posisi ke-13 dalam daftar Sniper Pasukan Elite Dunia.Tatang bertugas di medan perang Timor Timur.Dia menorehkan banyak prestasi di medan tempur.

Namun di masa tuanya, Tatang hidup pas-pasan dan membuka warung makan di markas Kodiklat.

“Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Bapak Tatang Koswara memejamkan mata untuk terakhir kalinya,” kata Deddy Corbuzier, dilansir merdeka.com.

“Beliau meninggal setelah menceritakan semua perjuangannya pada kita di Hitam Putih hari ini,” kata Deddy.

Yang mengharukan, Deddy sempat mendengar ucapan Tatang. Sebelum meninggal, beliau berkata pada saya: “Darahku di merah putih,” sejenak setelah itu beliau terkena serangan jantung.

Profil dan Biografi Tatang Koswara Sniper Legendaris Indonesia

Sedikit Profil dan Biografi dari Tatang Koswara,seperti yang dikutip commando edisi No 4 2014, dalam buku Sniper Training, Techniques and Weapons yang ditulis oleh Peter Brokersmith di tahun 2000, menempatkan seorang prajurit Pusenif TNI AD Peltu (Purn) Tatang Koswara diurutan ke 14 Sniper hebat yang pernah lahir dalam sejarah.

Pada daerah tempur kala itu di Timor Timur, beliau sering disisipkan dalam pasukan Kopassus, dan mempunyai Confirmed Kills sebanyak 41, walaupun kemungkinan besar lebih dari jumlah yang di klaim, tetapi beliau tidak pernah mencatat sendiri jumlah musuh yang berhasil ditembak.

Selamat jalan Sniper,negara tetap mengenangmu hingga akhir hayat nanti.[admin]

Foto. |dok.net\

News Feed