oleh

Sisir WNI di Nepal,TNI Dibagi 3 Tim

OKEBUNG|
Untuk mencari keberadaan 9 Warga Negara Indonesia (WNI) yang sampai hari ini belum bisa dihubungi,akibat adanya bencana gempa di Nepal .Sebanyak 23 personil Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang dikirim dalam misi kemanusiaan Gempa Nepal akan dibagi ke dalam tiga tim.

Salah satu prioritas utamanya adalah tiga pendaki dari Taruna Hiking Club (THC), Bandung, yang terakhir diketahui ada di wilayah Langtang, dekat Base Camp Puncak Everest.

Pemimpin tim TNI, Letnan Kolonel (Pnb) Indan Gilang menyatakan tim pertama akan dia pimpin untuk naik helikopter sewaan secepatnya. Tim penyisiran udara ini akan didampingi Komandan Paskhas dan satu perwakilan Kemlu.

“Kita akan konfirmasi lagi pakai helikopter ke Kianjin Gompa dan Langtang. Kita upayakan pencarian visual,” ujarnya saat ditemui di Kathmandu, Jumat (01/05/2015).

Pencarian dengan helikopter swasta ini paling lambat dilakukan besok, lantaran padatnya penggunaan untuk proses evakuasi. Tapi Indan optimis akan ada kemajuan pencarian, karena helikopter fokus menyisir tiga koordinat yang diduga menjadi tempat tiga pendaki asal Bandung tersebut.

Tim kedua adalah tiga orang pasukan khusus TNI yang diminta menempuh jalur darat menyisir wilayah Dhunce, Nepal. Kabarnya, mayoritas korban longsoran salju Everest dirujuk ke sana.

Tim darat akan berangkat malam ini, pukul 11 atau 12 malam waktu setempat. Jam 5 besok (2/5), tim ditarget tiba di Dhunce. Selain dari unsur TNI, satu pejabat Kemlu dan satu perwakilan THC dilibatkan menyisir lereng pegunungan.

“Skenarionya kalau menemukan sinyal-sinyal positif kita akan marking dan dilanjutkan operasi rescue,” kata Indan.

Tim ketiga menyisir setiap rumah sakit rujukan di Ibu Kota Kathmandu, terdiri atas TNI dan Kemlu, termasuk Dubes RI.

Walau prioritas utama adalah mencari sembilan WNI yang belum jelas rimbanya, Indan menyatakan tiga tim itu siap bila harus menolong korban di perjalanan.”Namanya ini kan misi kemanusiaan. Kalau ada survivor ya kita tolong. “jelasnya. (mdk\admin)

Foto|dok.okebung.com

News Feed