oleh

Sindikat Penjualan Anak Diungkap Poldasu

OKEBUNG|
Petugas Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Sumut mengamankan dua pelaku perdagangan manusia (traficking) di Hotel Danau Toba Internasional Jalan Imam Bonjol Medan.

Adapun kedua pelaku diketahui seorang waria (bencong-red) bernama Azray Nasution alias Mak Baby (36) warga JalanBhayangkara Gang Keluarga No 26 Lingkungan V Indra Kasih Medan Tembung dan seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) Diana Tayu (47) warga Jalan Perwira II Brayan Kota Medan. Dari kedua tersangka, turut disita uang tunai senilai Rp1.700.000.

Informasi diperoleh di Mapolda Sumut menyebutkan bahwa Diana Tayu tega menjual anaknya sendiri kepada pria hidung belang karena desakan ekonomi dan pengaruh anaknya sendiri yakni Tiurma Sitorus alias Anggel.

“Kasihan lihat ibunya ini, karena pengaruh ekonomi dan desakan anaknya itulah, memang pemain anaknya itu,” ujar sumber dikepolisian.

Selain itu penjualan anak ini sudah berlangsung selama dua tahun,dimana dalam menjalankan aksinya,Beby mencarikan pelanggan,sedangkan orangtuanya tersebutlah yang mengantar anaknya ke hotel ditempat yang telah dijanjikan.”Sudah 2 tahun mereka ini bermain,” ujarnya.

Kabid Humas Polda Sumut,Kombes Pol Helfi Assegaf mengatakan bahwa terungkapnya perdagangan manusia ini berawal ketika petugas mendapat informasi adanya perdagangan manusia yang kerap dilakukan kedua tersangka. Berbekal informasi itu, penyidik Subdit IV Renakta yang langsung dipimpin Kanit IV Renakta Kompol Edison Sitepu SH MH kemudian berusaha mencari nomor ponsel salah satu pelaku. Setelah mendapatkan nomor selular milik seorang tersangka, petugas yang melakukan under cover kemudian menghubungi dan berpura-pura memesan wanita.

“Saat dihubungi, ternyata tersangka bersedia menyediakan wanita yang diminta oleh petugas kita. Dalam percakapan via selular, pelaku minta disediakan uang senilai Rp1.500.000 untuk diserahkan kepada wanita yang akan diberikan kepada petugas yang menyaru,” ungkap Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Helfi Assegaf, Rabu (11/03/2015) siang.

Uang Rp1.500.000 itu menurut Helfi, adalah besaran tarif untuk sekali short time. “Setelah sepakat, tersangka kemudian mengarahkan petugas kita untuk bertemu di Hotel Danau Toba,” ujarnya.

Karena tersangka sudah masuk perangkap, petugas kemudian bergerak ke Hotel Danau Toba. Setibanya di lokasi yang sudah ditentukan, kedua tersangka membawa seorang wanita yang diketahui bernama Tiurma Sitorus alias Angel (26) warga Jalan Lampu, Gang Pelita III No 26 A Pulo Brayan Bengkel Baru,Kec Medan Timur.

“Sesaat bertemu dengan kedua tersangka, anggota kita kemudian menyerahkan uang yang diminta. Ketika uang diterima, petugas langsung mengamankan kedua pelaku itu,” ujar Helfi

Apakah dalam kasus ini masih ada jaringan lain yang bergerak memperdagangkan wanita? “Itu masih didalami oleh penyidik,” terang Helfi.

Selain mengamankan kedua tersangka, polisi juga mengamankan satu unit mobil Honda Jazz biru metalik BK 1459 XI.

Adapula sejumlah handphone yang turut diamankan diantaranya satu unit HP merk OPPO, HP merk Blackberry type 9220, HP merk SPC, dan HP merk i-Chry.

“Dalam kasus ini, kedua tersangka terancam hukuman sesuai Pasal 2, Pasal 10 UU RI No21 tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang dengan ancaman 15 tahun penjara,” katanya singkat.

Sementara itu Ujang (25) warga Pulo Brayan yang merupakan salah satu supir Baby mengaku menyesal karena terlibat pekerjaan tersebut. Menurutnya bahwa sudah setahun ini menjadi supir pribadi Baby.

“Aku nyesal kali ini pak, nyangkut juga aku dari semalam dikantor ini, aku baru setahun jadi supir baby,” ujarnya.(El)

Foto |para tersangka\ist

News Feed