oleh

Sidang Konkklusi Ditunda,Hakim Tidak Takut Diintervensi

OKEBUNG|
Persidangan Konklusi yang digelar di Pengadilan Tata Usaha Negara
( PTUN ),Kamis (18/06/2015 ) akhirnya ditunda hingga 30 Juni 2015 mendatang.

Ditundanya persidangan tersebut bahwa hakim ketua menyatakan agar kedua belah pihak melakukan perdamaian.

“Demikian disampaikan hakim ketua,Andre Hasani,SH MH kepada wartawan.

Sementara itu,hakim anggota,A Rizky Ardiansyah mengatakan bahwa penggugat dan tergugat diminta agar jangan coba coba untuk intervensi kami disini.

“Kaami tidak takut siapa pun,sebab kami hanya menjalankan tugas smaksimaal mungkin,sebutnya
diaminkan anggota hakim,Dedi Kurniawan SH dihadapan para pengunjung siding dan pemantau siding dari beberapa LSM.

Sementara itu penggugat Ricardo Barus mengatakan pada wartawan , beliau ingin sidang tersebut tidak diundur lagi atau ditunda. Namun mengingat ataupun menghormati para ketua hakim PTUN maka saya menerima putusan tersebut hingga 30 Juni mendatang. “Kami menghargai kasus ini dan jangan ada yang intervensi,”tegasnya.

Menurut penggugat bahwa mereka menolak seluruh dalil-dalil yang diajukan tergugat.Persengketaan dalam perkara Husus,mengenai cara terbitnya Sertifikat Hak milik No.438/Padang Mas/17-9-1985 atas nama Tjung Kin Siu.

Bahwa sertipikat Hak Milik No 438/Padang Mas/17-9-1985 atas nama Tjung Kin Siu diketahui penggugat berdasarkan keterangan langsung oleh tergugat diruangan Kasatserse Polres T.Karo tanggal 20 Januari 2015.

Dan dokumen/ warkah No 438/Padang Mas/17-9-1985 atas nama Tjung Kin Siu tidak dapat ditemukan lagi alias sudah hilang.

Maka berdasarkan surat edaran Mahkamah Agung RI No 2 Tahun 1992 gugatan penggugat yang didaptarkan di PTUN Medan tanggal 12 Februari 2014 tidak lewat waktu 90 hari sesuai ketentuan pasal 58 Undang undang No 5 Tahun 1986.

Sementara itu ditempat terpisah, Ketua Umum Gerakan Anak Negri (GAN) Hendra R.Munthe mengatakan bahwa pihaknya akan kawal terus sidang ini guna mendapatkan keadilan yang sebenar benarnya.

“Saya akan kawal teruspersidanan ini agar mendapatkan keadilan sebenarrnya,”sebutnya.(Yudi)
 

Foto|dok.okb
 
 
 

News Feed