oleh

Sidang Kasus Gugatan Tanah: Kepling dan Warga Nyatakan Tanah Milik HM Turki

MEDAN-OKB|
Sidang lanjutan kasus perdata gugatan tanah seluas 2 hektar yang terletak di Jalan KL Yos Sudarso KM 8 Ling 8 Kel Tanjung Mulia Kec. Medan Deli, dengan pihak penggugat, Abdul Jalil dan pihak tergugat, M. Amin Ginting, kembali digelar di ruang Cakra II Pengadilan Negeri Medan, Rabu (20/08/2014) siang.

Dalam persidangan kedua pihak pun diwakili oleh Penasehat Hukum masing-masing, dan dengan agenda keterangan saksi dihadirkan dari pihak penggugat yakni warga sekitar, Hamdan dan Ramlan selaku Kepala Lingkungan VIII Kel. Tanjung Mulia Kec. Medan Deli.

Dalam kesaksiannya, Hamdan mengatakan kalau tanah seluas 2 hektar itu sudah sejak lama milik dari HM Turki.”Saya sudah dari dulu tahu kalau tanah itu milik HM Turki, karena dulu waktu mendiang bapak saya jadi kepling yang sudah menjabat selama 20 tahun, tanah itu memang milik HM Turki,” ujarnya dihadapan majelis hakim.

Lanjutnya, dirinya mengatakan kalau kemudian tanah tersebut dialih wariskan kepada anak-anaknya termasuk Abdul Jalil.”Terus tanah itu diwariskan ke anaknya, yang setahu saya Pak Abdul Jalil,” terangnya.

Kemudian saksi lainnya, Ramlan, juga mengtakan kalau tanah itu merupakan milik HM Turki.
“Setahu saya tanah itu milik HM Turki,” terangnya.

Lanjutnya dirinya juga mengatakan kalau tanah itu juga diwariskan kepada anaknya, Abdul Jalil.
“Kemudian tanah itu dialih wariskan ke Abdul Jalil,” terangnya.

Usai persidangan, majelis hakim yang diketuai oleh, Baslin Sinaga ini pun menunda persidangan hingga minggu depan dengann agenda saksi.

Cerita sebelumnya, di Jalan KL Yos Sudarso KM 8 Ling 8 Kel Tanjung Mulia Kec. Medan Deli, berdasarkan putusan Perstek sekitar 10,89 hektar diklaim milik M. Amin Ginting. Yang didalamnya terdapat 2 hektar tanah milik HM Turki yang diwariskan kepada anaknya Abdul Jalil, yang tanahnya berbatasan dengan sebelah Timur berbatas dengan Jalan KL Yos sudarso, sebelah Barat berbatas dengan Sungai Deli, sebelah Utara berbatas dengan Kantor Pelayanan Pajak dan sebelah Selatan berbatasan dengan tanah milik Suswandi dan Bunsui.(Ema)

Foto:Ilustrasi/

News Feed