oleh

Setahun Buron, Otak Pelaku Penikaman Anggota Satma MPI Diringkus Polsek Delitua

OKEBUNG|
Setelah setahun menjadi buronan kepolisian akhirnya Bambang Irawan alias Bengbeng (39) warga Jalan Pintu Air IV Kelurahan Kwala Bekala,Kec Medan Johor, yang merupakan pelaku utama (otak pelaku,red)penikaman terhadap anggota Satuan Mahasiswa (Satma) MPI,berhasil diringkus petugas Polsek Delitua,Senin (13/04/2015) malam.

Informasi dirangkum okebung.com menyebutkan,kejadian penikaman terhadap korban, Mikael Hutagaol (21)warga Jalan Pintu Air IV, Kelurahan Kwala Bekala, terjadi Jumat (28/03/2014) tahun lalu.Akibat penikaman tersebut ,korban sempat mengalami kritis dan sempat dirawat beberapa minggu di RSU Columbia Jalan Listrik Medan.

Awal kejadian,saat itu ibu korban meninggal dunia dan keluarga maupun kerabat mengirim ratusan papan bunga yang terpampang disekitar rumah korban.

Saat itu,tersangka Bengbeng bersama rekan-rekannya dengan mengatas namakan anggota Pemuda Pancasila (PP) Kwala Bekala meminta kepada pihak keluarga Mikael Hutagaol agar memberi uang keamanan atas penjagaan papan bunga yang ada di sepanjang jalan.

Mendengar permintaan Bengbeng Cs membuat korban Mikael Hutagaol berang. Apa lagi, saat itu keluarganya sedang dalam berduka. Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, Mikael kemudian memanggil teman-temanya dari MPI untuk menjaga keamanan disekitar rumahnya.

Tak senang atas perlakukan korban selanjutnya tersangka pun merencanakan hal yang buruk terhadap korban.Selang beberapa hari setelah ibunya dimakamkan,tepatnya Jumat (28/03/2014)sekira pukul 17.00 WIB,tersangka melihat korban melintas dari Jalan Pintu Air IV, tepatnya di Simpang Gang Dahlia dengan menggunakan sepeda motor.

Selanjutnya tersangka Bengbeng bersama rekan-rekannya yang saat itu sudah merencanakan niat jahatnya terhadap korban,dengan membawa sajam jenis klewang langsung mendatangi korban tanpa tanya para tersangka kemudian melakukan pengeroyokan dan melakukan pembacokan terhadap korban berulang kali.

Sejumlah warga sekitar yang melihat korban dikeroyok dengan kelewang, tidak dapat berbuat apa-apa. Melihat korban telah terkapar bersimbah darah, Bengbeng Cs lalu kabur.

Menerima informasi adanya pembacokan,anggota Polsek Delitua langsung meluncur ke lokasi dan selanjutnya korban dibawa ke rumah sakit untuk segera mendapat pertolongan medis.

Akibat kejadian tersebut,korban Mikael mengalami luka bacok dibagian kepala, kedua tangan,paha sebelah kiri, punggung kiri serta pergelangan kaki kanan korban.

Selanjutnya, pihak Polsek Delitua menyarankan kepada ayah Mikael, Gulontam Hutagaol agar segera membuat laporan ke Polsek Delitua malam itu juga.

Kapolsek Delitua Anggoro Wicaksono,SH,SIk,MH melalui Kanit Reskrim AKP Martualesi Sitepu,SH,MH kepada okebung.com,mengaku telah. mengamankan seorang tersangka pelaku penikaman Mikael.

“Benar,dia (pelaku,red) sebelumnya menjadi buronan atas kasus penikaman terhadap korbannya.Dia berhasil kita ringkus di kawasan Jalan Pintu Air IV,Kel Kwala Bekala,Kec Medan Johor saat sedang duduk di warung,”jelas Martualesi.

Usai melakukan penyidikan dan penyelidikan, lanjut Martualesi, tersangka Bengbeng akhirnya kita tetapkan sebagai tersangka.

“Saat hendak ditangkap tersangka meronta dan sempat melakukan perlawanan bahkan sempat merebut borgol petugas dengan seketika anggota langsung membanting tersangka ke aspal lalu diborgol.Selain itu,ketika anggota memboyong tersangka menggunakan sepeda motor, tersangka juga mencoba melompat ,namun,berkat kesigapan anggota tersangka gagal melarikan diri,”ungkap AKP Martualesi Sitepu.

Masih dikatakan Martualesi bahwa penikaman yang dilakukan tersangka terhadap korban lantaran dendam.

“Menurut pengakuan tersangka dirinya merencanakan penikaman terhadap korban disebabkan karena merasa tidak dihargai korban saat itu dan menaruh dendam lalu melakukan penikaman terhadap korban,”terang Martualesi menirukan ucapan tersangka seraya menyebutkan tersangka dikenakan Pasal 170 KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (Jek)

News Feed