oleh

Sat Res Narkoba Polresta Medan Amankan 2 Bandar Sabu

OKEBUNG|
MD (33), seorang bandar sabu-sabu di Jalan Rawa Gang Jati Kel Tegal Sari I,Kec Medan Area terpaksa harus menikmati malam tahun baru dibalik jeruji sel polisi.Pasalnya,bandar sabu ini diringkuspetugas Sat Res Narkoba Polresta Medan. Dari tangan tersangka, petugas menyita barang bukti sabu seberat 53,5 gram.

Kasat Res Narkoba Polresta Medan,Kompol Dony Alexander mengatakan bahwa diringkusnya MD berawal adanya informasi masyarakat yang masuk kepihaknya menyebutkan bahwa tersangka selalu mengedarkan sabuitu di Jalan Rawa Gang Jati Kel Tegal Sari I,Kec Medan Area.

Berbekal informasi itu petugas pun melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil meringkus MD.

“Tersangka kita tangkap berawal adanya informasi dari masyarakat.”Ungkap Kompol Donny,Senin (29/12/2014)sore.

Dijelaskannya bahwa MD diamankan saat sedang menunggu pembeli narkoba. Setelah digeledah, polisi mendapatkan 1 klip plastik kecil berisi sabu.

“MD itu bandar sabu di lokasi itu. Begitu kita tangkap dan digeledah, ditemukan 1 klip plastik berisi sabu,” sebutnya.

Selanjutnya,lanjut Dony,petugas polii juga melakukan penggeledahan kamar kost tersangka di Jalan Rawa, Gang Danau Poso No 10, Kel Tegal Sari Mandala I, Kec Medan Denai.

“Dari kamar kost tersangka kita temukan barang bukti sebanyak 13 klip plastik kecil berisi sabu-sabu,”beber Dony.

Penemuan barang bukti di tempat kost itu diakui MD bahwa sabu itu benar miliknya. MD dan sabu-sabu yang totalnya sebanyak 53,5 gram itu lantas diboyong ke Sat Res Narkoba Polresta Medan untuk menjalani pemeriksaan.

Selain meringkus MD,kata Dony,polisi juga menangkap ARH (32) warga Jalan Sei Tuan, Kel Petisah, Kec Medan Petisah.

“Tersangka diringkus di Jalan Darussalam, karena menyimpan sabu seberat 98 gram,” ujar Kompol Dony.

Masih kata Dony bahwa hasil penyidikan polisi, diketahui sabu-sabu tersebut didapat ARH dari BS yang masih dalam pengejaran.

“Para tersangka, tandasknya, dikenakan pasal 114 ayat 2 sub 112 ayat 2 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancama minimal 5 tahun penjara,”tegas Dony.(Admin)

Foto:

News Feed