oleh

Saos Ngandung Pewarna Tekstil Mengganggu Syaraf dan Timbulkan Kanker

OKEBUNG |
Terkait hasil penelitian yang dilakukan Tim Subdit I/ Indag Ditreskrimum Poldasu ke laboratorium Kementrian Kesehatan Repoblik Indonesia dan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesi (YLKI) terhadap saos cabai mengandung pewarna tekstil (Rhodimin) yang diproduksi PT Duta Ayumas Persada (DAP),ternyata jika mengkonsumsinya bisa menimbulkan kanker dan gangguan syaraf.

Berdasarkan hasil penelitian laboratorium ditemukan zat pewarna berbahaya dalam Saos merek Dena,Sun Flower dan Bola Dunia. Dengan bukti tersebut, Poldasu saat ini telah menetapkan dua orang tersangka.

Direktur Ditreskrimsus Poldasu, Kombes Pol Ahmad Haidar
Rabu (01/04/2015) mengatakan sejauh ini pihaknya sudah melakukan penyelidikan terhadap bahan baku dalam pembuatan saos  tersebut, dalam hasil uji laboratorium ditemukan zat berbahaya Food Oranye RN (C.1.N0) terkandung dalam saos tersebut.

“Kita temukan zat pewarna Food Oranye RN dalam Saos tersebut, itu berbahaya kalau dikonsumsi manusia,”jelasnya

Selain itu Dirreskrimsus juga menyebutkan bahwa zat Food Oranye RN tersebut sangat berdampak negatif bagi pertumbuhan tubuh manusia.

“Bahan campuran saos itu prosesnya mengganggu saraf, dan kalau sudah lama akan mengakibatkan kanker, ” terangnya.

Lanjutnya,bahwa saos cabe merk Dena, Sun Flawer, Sambel Istimewa, Bola Dunia dalam kemasan plastik, dan saos cabe merk Dena dalam botol,yang mengandung Zat Oranye RN.

“Zat itu dinyatakan berbahaya berdasarkan Permen RI 236/MEN.Kes./Per/V/85 pada poin 22, lampiran Permenkes,” ujarnya

Setelah terbukti dalam pembuatan saos tersebut menggunakan bahan tambahan pewarna tekstil pihaknya,dalam waktu dekat segera memanggil Jimy selaku Dirut PT.Duta Ayumas Persada (DAP) sebagai tersangka.

“Jimy telah kita tetapkan sebagai tersangka, karena dia orang yang bertanggung jawab dalam produksi Saos merk Dena, Sun Flawer dan Bola Dunia tersebut. ” tegasnya..

Saat ditanya kapan Jimy akan menjalani pemeriksaan, Direktur Ditreskrimsus tersebut mengatakan dalam 4 hari mendatang akan menjalani pemeriksaan sebagai tersangka.

“Rencananya hari Senin kita akan periksa Jimy sebagai tersangka, ” terangnya.

Jimy dinyatakan bersalah setelah memproduksi bahan pangan yang menggunakan bahan tambahan pewarna berbahaya. Tidak hanya itu, Jimy juga dituding telah menggunakan bahan bakar bersubsidi dalam memproduksi saos tersebut.(el\admin)

Foto| dok.net\

 

News Feed