oleh

Sambut Ramadhan,Polda Sumut Gelar Ops Patuh 2015

OKEBUNG|
Guna menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran, (Kamseltibcar) lalu lintas dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1436 Hijriyah, jajaran Ditlantas Poldasu menggelar Operasi (Ops) Patuh 2015.

Operasi yang digelar selama 14 hari ke depan terhitung mulai 27 Mei hingga 9 Juni 2015, dimaksudkan sebagai upaya menciptakan situasi lalu lintas yang kondusif.

“Masalah lalu lintas semakin hari semakin kompleks sesuai dengan peningkatan jumlah penduduk. Untuk itu Korlantas Polri beserta jajaran Polda telah menetapkan kalender Ops Patuh yang rutin dilaksanakan setiap menjelang Hari Raya Idulfitri,” terang Kapoldasu Irjen Pol Eko Hadi Sutedjo dalam amanatnya saat Gelar Pasukan Ops Patuh 2015 di Lapangan KS Tubun Mapoldasu, Rabu (27/05/2015 pagi.

Lebih lanjut, dalam menghadapi permasalahan di bidang lalu lintas dibutuhkan peran serta seluruh stakeholder (pemangku kepentingan) untuk meningkatkan pelayanan pada masyarakat.Namun sejauh ini, koordinasi bersama antarinstansi pemerintah dalam pembinaan Kamseltibcar lalu lintas dirasa kurang optimal.

Hal ini tentu saja berdampak pada ketersediaan sarana dan prasarana lalu lintas, regulasi angkutan umum serta tingkat kesadaran dan disiplin masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas yang belum maksimal.

“Mencermati hal itu, Ditlantas harus mampu berperan untuk mempersiapkan langkah-langkah antisipasi secara taktis, teknis maupun strategi untuk meminimalisir potensi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas,” urainya.

Tujuan Ops Patuh 2015 sambung Kapoldasu, adalah untuk menciptakan situasi Kamseltibcar lalu lintas yang mantap dan kondusif supaya angka pelanggaran lalu lintas dan kecelakaan massal bisa ditekan.

Menekan angka pelanggaran lalu lintas terutama bagi pengemudi kenderaan bermotor yang melanggar rambu-rambu, melawan arus dan melanggar rambu larangan parkir.

Tujuan selanjutnya, mengurai kemacetan dan ketidak tertiban lalu lintas. Menurunnya kecelakaan lalu lintas dan korban kecelakaan lalu lintas serta kerugian materil.

Berikutnya, meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas serta terciptanya kepercayaan masyarakat terhadap Polri sebagai cipta kondisi dalam rangka menjelang HUT ke 68 Bhayangkara. Terakhir, memberi perlindungan, pengayoman dan pelayanan masyarakat.

“Untuk mencapai hasil yang optimal harus dilakukan penegakan hukum lalu lintas secara simpatik dan profesional. Melaksanakan kegiatan penjagaan, pengaturan, pengawalan dan patroli lalu lintas di lokasi rawan pelanggaran, kecelakaan dan kemacetan lalu lintas sebagai upaya memberikan rasa aman bagi pengguna jalan,” tutupnya.[El]

News Feed