oleh

Sambut Ramadhan dan Idul Fitri , BI Sumut Siapkan Uang Pecahan Baru Rp 4,2 Triliun

OKEBUNG |  
Menyambut bulan Sucib Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 2015, Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan (KPw) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menyiapkan uang pecahan baru sebesar Rp 4,2 triliun. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan yang disediakan BI KPw Sumut tahun 2014, yang sebesar Rp3,75 triliun.

“Setiap tahun ada tren kenaikan persedian uang pecahan baru untuk menghadapai bulan suci Ramadhan dan Idul fitri atau Lebaran ini,” ujar Kepala BI KPw Provinsi Sumut, Difi A.Johansyah, dalam acara Pelatihan Wartawan Ekonomi dan Bisnis, di Hill Hotel & Resort Sibolangit, Selasa (09/06/2015).

Disebut Endarwan, khusus uang pecahan kecil yang disiapkan BI Medan dalam rangka menyambut Ramadhan dan Lebaran  tahun 2015 mengalami kenaikan 20% , dibandingkan tahun 2014 yang sebesar Rp662 miliar. Tahun 2015 ini  BI sudah memproyeksikan sebesar Rp800 miliar.

“Sedangkan total uang pecahan besar yang kita siapkan untuk perbankan di Sumut  sudah kita proyeksikan sebesar Rp4,2 triliun, sedangkan tahun lalu sebesar Rp3,75 triliun, jadi ada kenaikannya. Jumlah ini belum termasuk untuk ATM, deposito dan lain-lainnya,” ungkapnya.

Disebutkannya, BI KPw Sumut memproyeksikan sebesar Rp11,8 triliun termasuk untuk ATM dan deposito, termasuk kebutuhan Provinsi Aceh. Khusus Sumut, BI sudah mempersiapkannya mulai bulan Mei 2015 lalu.

“Sudah kita didistribusikan ke bank-bank penyalur yang ada di kota Medan sekitarnya, dan kabupaten/kota di Sumut. Pastinya stok uang pecahan yang kita distribusikan itu sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan uang pecahan masyarakat yang ada di Provinsi Sumut dan Aceh,khususnya menyambut bulan puasa Ramadhan dan Lebaran Idul Fitri tahun 2015 ini,”jelasnya.

Khusus di Sumut dan di Kota Medan sekitarnya, BI KPw Sumut sudah mulai memberlakukan uang kartu Debet, dan bekerjasama dengan perbankan, yaitu 9 bank umum/pemerintah dan swasta yang ada di Sumut.

“Kartu debet ini adalah mempermudah transaksi pada saat penukaran. Jadi tinggal pilih masyarakat mana yang terbaik saja tergantung kebutuhan masing-masing,berarti kan nggak perlu repot-repot ke loket,” ucapnya.

Dijelaskannya, loket tempat penukaran uang pechan baru itu akan disebarkan di 8 penjuru kota Medan sekitarnya. Ditempatkan di sejumlah titik loket penukaran.

“Kita sudah mengkordinasikan hal ini dengan pihak perbankan. Jumlahnya ada 45 loket, 36 loket penukaran tunai, 9 loket lagi penukaran dengan kartu debet,” kata Endarwan.

Untuk besarannya,sebut dia, jatah penukaran setiap orang penukar yaitu sama atau tetap mempunyai hak yang sama. Kalau tahun lalu, sebesar Rp1,7 juta maka tahun 2015, BI akan meningkatkannya menjadi Rp3,7 juta per hari . “Perkiraan kita akan ada sebanyak 4.400 penukaran per hari,” ujarnya.

Untuk Kota Medan, ungkap Endarwan, tetap dlaksanakan seperti tahun-tahun sebelumnya, yaitu di lapangan Merdeka. Selain itu, ada juga di gedung DPRD kota Medan dan DPRD Sumut, Kantor Pemprov Sumut dan instansi-instansi lainnya di Medan, khusus untuk kebutuhan pegawai negeri.

Selain mobil armada  BI yang siap setia melayani masyarakat yang menukarkan uang pecahannya juga ada mobil kas keliling yang mobile  berjalan di sekitar Kota Medan. Pinggiran kota Medan seperti di Belawan, Binjai, Pancurbatu, dan Marelan. BI Medan juga menyiapkan loket penukaran di pasar-pasar tradisional.

Disebutkannya, BI membuka loket penukaran serentak mulai tanggal 1-14 Juli, atau sesuai momen saat para karyawan atau masyarakat diperkirakan sudah menerima tunjangan hari raya (THR).

“Kita himbau kepada masyarakat untuk menukar uang pecahannya di loket-loket resmi yang sudah ditetapkan oleh BI. Ini tidak lain agar masyarakat aman dan terjamin uangnya,” pungkas Endarwan.[roy]

News Feed