oleh

Saat ini,Bareskrim Mabes Polri Dalami Kepemilikan Senpi 21 Penyidik KPK

OKEBUNG|
Terkait status kepemilikan senjata api (senpi) 21 orang penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri hingga kini masih mendalami dan mengumpulkan statusnya.

“Kepemilikan senpi masih kita dalami, statusnya, peruntukannya, dan lain-lain,” ujar Kabagpenum Mabes Polri Kombes Pol Rikwanto di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (18/02/2015).

Dia menjelaskan bahwa seseorang yang memiliki senpi biasanya terdaftar di satuan setempat.Jika para penyidik tersebut sudah keluar sementara dari kepolisian dan aktif di lembaga antirasuah,senjata yang terdaftar milik Polri itu seharusnya dikembalikan.Lalu jika di luar Polri, senpi tersebut harus memiliki izin tertulis.

“Semoga dalam waktu dekat bisa diketahui, suratnya hidup atau mati, senjata organik itu melekat padanya (Polri) sejak dikasih dinas dan ada izin bawa serta pakai. Kalau bukan Polri, sesuai bidang tugas dan peruntukan (bela diri) harus jelas,” imbuhnya.

Dalam penyelidikan tersebut, pihaknya merujuk pada Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Kepemilikan Senjata Api.”Kita mengacu ke UU itu.Sementara itu yang bisa saya informasikan,” pungkas Rikwanto (okz\admin)

Foto |Rikwanto\dok\net

News Feed