oleh

Saat Ini Kominfo Telah Blokir 753 Ribu Situs Pornografi

OKEBUNG|
Saat ini Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah memblokir situs yang terindikasi berisi konten radikal.Pemblokiran situs tetsebut atas adanya peristuwa serangan bom dilakukan teroris yang terjadi di Jalan MH. Thamrin, Sarinah, Jakarta Pusat 14 Januari 2016 lalu.Dari 27 situs terindikasi berisi konten radikal, 24 situs di antaranya telah diproses untuk pemblokiran dan 3 situs masih perlu didalami oleh Kominfo.

“Apapun yang berkaitan dengan konten negatif akan di blokir.Kominfo sebagai institusi negara berkewajiban menegakkan aturan yang diperintahkan dalam UU,”ungkap Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Kominfo, Ismail Cawidu,Selasa (02/02/2016).

Dia mengatakan kaitannya dengan konten negatif di internet, maka Kominfo secara berkesinambungan melakukan pengawasan.

“Kami akan terus melakukan mengawasi terhadap konten-konten yang dilarang dalam internet sebagaimana diatur dalam pasal 27 UU ITE dan UU lainnya, seperti UU perlindungan konsumen, teroris, HKI, pornografi dan lain sebagainya,” ujarnya sebagaimana dikutip dari okezone.com.

Ia menegaskan, bukan saja soal situs konten radikalisme karena terkait dengan BOM, tetapi juga konten negatif lainnya. Sedangkan perkembangan terakhir ini, kata Ia situs pornografi sejauh ini masih mendominasi sebagai konten yang paling banyak diblokir.

Terdapat 766.394 ribu konten negatif di internet. “Kami telah blokir sekira ada 753.497 ribu untuk situs pornografi, sisanya konten lain misalnya pelanggaran hak cipta, narkoba, perdagangan ilegal, obat dan makanan yang palsu, termasuk yang radikal,” pungkasnya. (Red)

Foto : ilustrasi.

News Feed