oleh

Rupiah Melemah,Akibat Daya Saing Global Naik

OKEBUNG|
Daya saing global (Global Competitiveness Index/GCI) Indonesia pada periode 2014-2015 meningkat empat tingkat. Daya saing global Indonesia kini berada di posisi 34 dari 38.

Pengamat ekonomi, Tony Prasetiantono, mengatakan bahwa peningkatan daya saing global ini bukan lantaran Indonesia berbenah diri. Menurutnya, hal ini dikarenakan depresiasi yang terjadi pada nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

“Karena kurs mengalami pelemahan. Daya saing jadi tinggi saat kurs lagi lemah,” ujar Tony, Jakarta,Rabu,(03/09/2014),sebagaimana dilansir okezone.com.

Sebelumnya, Indonesia naik kelas karena beberapa kunci indikator. Yakni, jumlah populasi 248 juta, growth domestik product (GDP) 870,3 miliar, GDP per kapita USD3.509,82, GDP dibanding total dunia 1,49 persen.

World Economic Forum (WEF) merating 144 negara. Peringkat Indonesia di posisi 34 saat ini, menggeser posisi tahun sebelumnya yang diduduki oleh Chili. Sementara saat ini Chili meningkat berada di posisi ke-33.(Net)

Foto:Ilustrasi/Net/

News Feed