oleh

Rupiah Melemah Jadi Rp12.100 Per-Dolar

OKEBUNG|
Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa pagi melemah lima poin menjadi Rp12.100 per dolar AS dibandingkan posisi sebelumnya Rp12.095 per dolar AS.

Analis Platon Niaga Berjangka Lukman Leong mengatakan di tengah antisipasi pelaku pasar uang terhadap kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat (The Federal Reserve) terkait tingkat suku bunganya (Fed rate), mata uang di kawasan Asia termasuk rupiah cenderung mengalami pelemahan meski terbatas.

“Dalam kondisi yang tidak menentu itu pelaku pasar cenderung mengamankan posisi, namun mata uang rupiah saat ini masih dalam level yang relatif ideal,” katanya.

Ia mengatakan pelaku pasar uang di dalam negeri juga masih mencermati arah program-program dari kementerian baru, terutama bidang ekonomi, dalam mengantisipasi sentimen global serta perbaikan defisit pada neraca perdagangan Indonesia.

Kepala Riset Woori Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada menambahkan rupiah masih berpotensi masuk dalam tren penguatan seiring dengan ekspektasi sebagian analis bahwa the Federal Reserve masih akan mempertahankan tingkat suku bunga rendahnya menyusul masih melambatnya beberapa indikator ekonomi AS.

Di sisi lain, lanjut dia, masih cukup kuatnya harapan dari sebagian investor terhadap Kabinet Kerja Joko Widodo-Jusuf Kalla dapat menopang mata uang rupiah bergerak dalam fluktuasi yang stabil.

“Beberapa sentimen positif yang mempengaruhi rupiah diharapkan dapat bertahan,” katanya. (ant)
Foto:ilustrasi uang\

News Feed