oleh

Rekontruksi Pembunuhan Balita Menampilkan 11 Adegan

OKEBUNG|
Petugas Polsek Delitua menggelar rekontruksi kasus pembunuhan seorang balita, Jumat, (29/05/2015), sekira pukul 14.00 WIB.

Rekontruksi tewasnya Kezia Nataniela Simanjuntak (2,5) dengan tersangka tunggal seorang Baby Sitter,Timeria Waruhu (19) dilakukan di rumah kediaman korban Jln.DJamin Ginting,Padang bulan Medan,dihadiri langsung Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Medan,Jois Sinaga,SH dan Yunitri,SH , bersama penasehat hukum dari Pusaka Elisabeth, SH dan Erni Sipaung,menampilkan 11 adegan.

Rekontruksi yang digelar sempat ricuh karena orangtua korban dan para tetangga berteriak-teriak mengamuk terhadap pelaku.

Namun,berkat komunikasi yang baik petugas Polsek Delitua akhirnya rekontruksi tersebut berjalan dengan baik dan  aman dengan
dihadiri olek

Kejadian pembunuhan tersebut berawal ketika tersangka tidur bersama dengan korban dalam kamar sambil tersangka memberi korban minum susu pakai dot.

Usai memberi susu tersangka juga tidur disamping korban,saat korban tidur kemudian tersangka menutup wajah korban menggunakan barang bukti selimut merah dan menekan mulut korban dengan tangan kiri selama kurang lebih 5 menit.

Melihat korban meronta lalu tersangka membuka selimut dan melihat bibir korban sudah membiru.Mendapati korban telah tewas,akhirnya tersangka
mengeluarkan keringat banyak karena ketakutan.

Selanjutnya tersangka mengganti baju korban dan memangkunya layaknya seorang ibu menggendong bayinya,dan membawanya keluar sembari berteriak minta tolong.

Mendengar teriakan tersangka, kemudian saksi Fauziah dan warga pun mendatangi tersangka mencari tau apa sebab tersangka berteriak.Setelah diceritakan tersangka,akhirnya tersangka dan saksi membawa korban ke klinik Medica.

Namun,sesampainya di klinik tersebut diketahui bahwa korban telah tewas.

Atas kasus tersebut,selanjutnya pihak penyidik Polsek Delitua langsung melakukan pemeriksaan kejiwaan tersangka di Rumkit Bhayangkara Poldasu Jalan KH Wahid Hasyim Medan.Namun,setelah diperiksa ternyata kejiwaan tersangka tidak ada gangguan.

Kapolsek Delitua AKP Daniel,S. Marunduri,SIK didampingi Kanit Reskrim AKP Martuallesi Sitepu, SH,MH mengatakan gelar rekontruksi pembunuhan balita menampilkan 11 adegan dipesankan oleh tersangka berjalan dengan baik.

” Rekontruksi kasus pembunuhan balita sebanyak 11 adegan tersebut berjalan lancar dan atas perbuatannya,tersangka dijerat dengan Pasal 83 UU RI NO 14 THN 2014 perubahan atas UU RI NO 23 THN 2002,Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun,” jelas Kapolsek. (Jek)

Foto|ist\

News Feed