oleh

Rebutan Lokasi Ngamen,Puluhan Anak Punk Bersajam Hancurkan Angkot

OKEBUNG |
Hanya karena rebutan lahan mengamen.Puluhan anak punk bersajam dan membawa balok yang mengamen dikawasan Kampung Lalang mencari saingannya diterminal Pinang Baris dan sepanjang jalan kawasan tersebut.

Karena tidak bertemu dengan lawannya,akibatnya beberapa orang anak punk menghancurkan kaca angkutan kota (angkot),P 26 jurusan Lubuk Pakam-Sei Mencirim,Sunggal.

Informasi yang dihimpun dilokasi kejadian,Kamis (07/05/2015)sekira pukul 18.40 WiB menyebutkan, belasan pria ditaksir berusia sekitar 20 tahunan itu diketahui sekelompok anak punk yang sering membuat onar. Sekelompok anak punk itu memang diketahui sering bentrok satu sama lain untuk memperebutkan lahan mengamen.

“Tadi orang itu kayaknya mau nyari-nyari orang gitu bang. Setiap sudut terminal ini diseser habis. Sudah sering kali memang anak Punk itu buat onar di sini bang. Meresahkan sekali bang.Cocoknya ditangkap mereka itu,” ungkap Lina (35) warga sekitar.

Dijelaskannya, satu angkot kacanya dipecahkan anak punk.

“Tadi ada angkutan kota (Angkot) P26 jurusan Pakam-Mencirim yang kacanya dipecahkan mereka bang. Tapi tak ada korban jiwa. Setelah itu langsung bubar tadi orang itu,” tutup ibu anak dua ini.

Sementara itu, Aidir (38) warga Tanjung Morawa yang angkotnya dipecahkan kacanya mengatakan trauma atas kejadian tersebut.

“Tadi aku lagi nunggu sewa bang di depan terminal itu. Tiba-tiba datang sekitar belasan anak muda bawa tombak,kelewang menghampiri angkotku. Langsung dipecahkannya kaca samping dan belakang angkotku bang. Tiga orang sewaku langsung larilah bang,”ungkapnya.

Masih kata dia bahwa dirinya juga sempat ditarik dari dalam angkot dan nyaris dihajar.

” Aku pun tadi sempat ditarik mereka keluar dari angkotku bang,tapi tak dipukuli. Heran aku apa maksud mereka. Aku tak ada salah pun jadi sasaran,” ungkap pria ini sembari masuk ke ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Sunggal guna membuat pengaduan.

Terpisah saat dikonfirmasi, Kapolsek Sunggal, Kompol Aldi Subartono mengatakan anggotanya sudah diturunkan kelokasi kejadian untuk menghindari bentrokan susulan. “Ya tadi memang ada ribut-ribut, tapi sudah diamankan,” ujar Aldi (ri)

Foto|ist

News Feed