oleh

Rebutan Lahan Garapan, Rumah Warga Dirusak Puluhan OTK

PERCUT-OKB|
Diduga hendak memperebutkan lahan garapan, puluhan orang tak dikenal (OTK) bersenjata tajam merusak beberapa rumah warga di Tanah garapan Pasar 3 Desa Saentis,Kec Percut Sei Tuan,Kab Deliserdang,Prov Sumatera Utara,Kamis (28/08/2014) sekira pukul 03.00 dini hari.

Informasi yang dihimpun okebng.com, saat itu warga yang mendirikan rumahnya di tanah garapan sedang tertidur lelap. Tiba-tiba, warga terbangun dan dikejutkan dengan kedatang 50 orang lebih Orang Tak Dikenal yang turun dari 2 truk dan 2 mobil Avanza warna hitam. Begitu sampai para pelaku langsung merusak 4 rumah, pagar dan tanaman warga dengan menggunakan kelewang, balok kayu, pentungan palu besar dan dikawal oknum aparat.

Warga pun sontak terkejut dan berusaha keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Tidak sampai di situ juga, puluhan OTK itu juga menjarah barang-barang berharga serta uang puluhan juta milik 4 warga yang menjadi korban. Usai melancarkan aksi pengrusakan dan pencurian, para pelaku meninggalkan lokasi.

Ke empat warga yang menjadi korban yakni Muliani (56) yang berprofesi sebagai penjual bakso dan petani. Korban kehilangan 3 HP, uang Rp 30 juta dan rumahnya rusak parah. Tiga warga yang menjadi buruh petani dan rumahnya dirusak yakni, Asrul Harum (45), M Toyib (54) dan Steven(25).

Muliani mengaku saat pengrusakan serta pencurian terjadi, ia melihat ada seorang oknum aparat yang mengawal para pelaku. “Saya lihat ada seorang oknum aparat memakai seragam warna hitam dan menenteng senjata laras panjang. Ada juga seorang lagi yang bekerja sebagai centeng kebun. Para pelaku yang melakukan pengrusakan seluruhnya memakai pakaian warna hitan, serta memakai penutup kepala (Sebo),” ungkapnya.

Terpisah, Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Ronald Sipayung SH SIK melalui Kanit Reskrim AKP Zulkifli Harahap ketika dikonfirmasi mengatakan, motif pengrusakan itu lantaran ada satu pihak yang hendak mengusir warga yang mendirikan rumah di tanah garapan. “Motifnya lantaran pihak lain berupaya mengusir warga yang bermukim di lahan garapan. Petugas kita sudah melakukan cek TKP. Kasusnya saat ini masih dalam penyelidikan,” ujarnya.(ADE)
Foto :Ilustrasi/Net/

News Feed